KAMMI Aceh Tolak Rencana Kenaikkan Harga BBM Bersubsidi

KESATUAN Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Aceh menolak dengan tegas rencana kebijakan pemerintah Jokowi untuk menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi. Menurut KAMMI, kebijakan tersebut telah melanggar konstitusi atau UU Pasal 33 Ayat 1 hingga 5.

"Bumi, Air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara, dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," ujar Darlis Aziz, S.I.Kom, Ketua Umum KAMMI Aceh kepada ATJEHPOST.co melalui siaran persnya, Sabtu, 15 November 2014.

Ia mengatakan kebijakan ini dinilai salah kaprah karena saat ini harga minyak dunia sedang turun. Faktor lainnya menurut Darlis, kenaikan harga BBM didasari melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

"Namun solusinya bukanlah dengan menaikkan harga BBM akan tetapi pemerintah harus memikirkan bagaimana agar nilai Rupiah harus lebih kuat terhadap Dolar. Inilah solusinya," katanya.

Ia merujuk analisis pakar ekonomi yang menyebutkan kenaikan harga BBM di atas Rp2000 akan memicu inflasi di Indonesia. "Ini tidak baik terhadap perekonomian Indonesia. Jika Pemerintah tetap melaksanakan, maka Jokowi telah melanggar konstitusi," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply