Kado Pemilukada Aceh

Pemilukada memberikan peluang untuk setiap kandidat dalam memaparkan visi dan misinya melalui panggung kampanye. Titik-titik dimana tempat para kandidat gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota telah diatur sedemikian rupa oleh KIP. Dan itu sudah berlalu.

Respon rakyat atas panggung kampanye yang telah disiapkan juga menjadi beragam. Yang paling menonjol dalam sistem kampanye pada pemilukada kali ini banyaknya artis lokal dan nasional yang manggung dalam setiap event kampanye.

Tim sukses satu dengan tim sukses lain membangun satu citra politik agar kandidatnya dipilih oleh masyarakat pemilih dengan mengundang artis. Riuhnya pesta demokrasi aceh memberi pesan penting diseantero dunia. Mata tertuju kepada Aceh.

Ternyata, dari setiap kampanye yang digelar disudut dimanapun berada sangat berpengaruh dengan artis yang akan tampil dalam kampanye terbuka tersebut. Semakin terkenal artis yang di undang maka semakin banyak masyarakat yang mau mengikuti kampanye calon tersebut.

Dari pantauan saya dilapangan, yang ingin didengar dan dilihat oleh masyarakat bukanlah visi dan misi maupun bentuk rupa seorang kandidat agar dapat dikenal. Namun lebih pada melihat artis manggung dalam kampanye tersebut. Inilah kenyataan yang terjadi dilapangan. Dan itu juga sudah berlalu.

Antusiasme rakyat dalam mengisi pesta domokrasi ini secara keseluruhan sangat baik, walaupun, proses pemilukada yang telah ditabuh diaduk dengan teror, intimidasi, pembakaran dan bumbu-bumbu many politic. Ini telah sering kita saksikan dan dengar, ini bukan merupakan barang baru untuk Aceh.

Dari semua proses pesta rakyat ini, kiranya kita perlu duduk sejenak dan merenungkan proses demokrasi ala Aceh hari ini dengan menjawab pertanyaan. Apakah ketika terpilih pemimpin yang baru tidak ada lagi gugat-menggugat antar kandidat dengan proses demokrasi saat ini? Maukah para kandidat berjiwa besar untuk menerimanya? Ini yang belum berlalu karena lewat media terkabarkan akan ada gugatan.

Pemilukada 09 April 2012 telah kita laksanakan dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kita semua akan tau siapa yang akan memimpin Aceh tercinta ini esok atau lusa, begitu KIP Aceh, KIP Kabupaten dan KIP Kota mengumumkan secara resmi.

Ini artinya bahwa, kita akan meninggalkan satu peristiwa besar sekelas Aceh dalam pesta demokrasi dan menghadapi pekerjaan rumah yang menumpuk untuk segera diselesaikan oleh pemimpin terpilih.

Dalam pertarungan tentu ada yang menang dan juga ada yang kalah. Ini satu keniscayaan yang perlu diingat oleh kita semua, terutama para kandidat dan tim sukses masing masing calon kandidat. Baik gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati maupun walikota/wakil walikota.

Karena dalam hukum pertandingan dan atau perlombaan, tidak mungin semua orang menjadi juara atau pemenang dalam satu perhelatan yang sama. Tentu, mesti ada yang kalah.

Kalau dua orang mempunyai jumlah suara yang sama  dan keduanya berada pada urutan teratas maka konsekuensinya akan diselenggarakan putaran berikutnya. Namun tetap saja yang menjadi pemenang cuma satu pasangan.

Kado Pilkada
Proses pemilukada ini telah sama-sama kita lalui, ini adalah pesta rakyat yang telah disuguhkan sedemikian rupa oleh KIP aceh.

Kita juga menyadari, sebagai orang yang menikmati tentu lebih tau apa yang terjadi dilapangan. Kekurangan bumbu dalam merayakan pesta ini tidak bisa kita nafikan.

Namun, terlepas dari kekurangan dan kelalaian dari KIP sebagai pihak penyelenggarah, agaknya sangat perlu kita hormati apapun yang menjadi keputusan dan ketentuan KIP.

Para kandidat sangat berperan penting dalam menentukan stabil atau tudaknya sistem perpolitikan aceh pasca pemilihan ini. Karena mereka (para kandidat) mempunyai pendukung masing-masing dan basis tertentu.

Sikap berjiwa besar untuk mengakui bahwa rivalnya lebih unggul dari dia (kandidat) yang juga sebagai pasangan calon sangat penting. Dan ini bisa menjadi kado yang sangat berharga dalam pesta demokrasi kali ini.

Rakyat akan mendambakan orang-orang yang berjiwa besar untuk mengakui keunggulan lawan ketika memang pada akhirnya lawan tersebut menang dalam pesta demokrasi ini setelah dilakukan perhitungan dan ditetapkan oleh KIP aceh sebagai pemenang.

Begitu juga bagi orang yang telah dipercaya oleh rakyat sebagai pemimpin Aceh 2012-2017. Hendaknya merangkul dan tidak berbangga diri karena telah diberikan kesempatan untuk memimpin.

Rakyat sangat berharap kepada pemimpin yang telah dipilih oleh rakyat bisa merubah nasib rakyat dan menjaga perdamaian ini.

Dengan demikian pemilukada ini menjadi kado yang sangat istimewa bagi rakyat. Karena semua kandidat sudah menyadari bahwa yang menjadi pemenang adalah rakyat Aceh dari perhelatan akbar ini. Karena semua kandidat telah bersepakat siap menang dan siap kalah.

Nirwanudin
Sekretaris Umum HMI Komisariat USM Banda Aceh Priode 2006-2007
 

  • Uncategorized

Leave a Reply