Kadis Pendidikan Aceh Timur: Fasilitas PAUD memprihatinkan

KEPALA Dinas Pendidikan Aceh Timur, Abdul Munir menyebutkan mayoritas fasilitas terutama gedung yang dimiliki Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di kabupaten ini kondisinya sangat memprihatinkan. Ia  berharap Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) ikut memberi andil untuk pengembangan sektor pendidikan terutama menyangkut fasilitas PAUD.

“Mari kita samakan konsep, terutama camat dan PNPM-MPd yang selama ini berkiprah secara nasional. Jika bukan sekarang kapan lagi membangun pendidikan, apalagi konsep yang kita jalankan ini sesuai visi misi Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur,” kata Abdul Munir dalam rapat koordinasi tentang dana PNPM-MPd dan ADG kerja sama Dinas Pendidikan, Unicef serta Camat seAceh Timur di Hotel  Khalifah, Idi, Senin, 20 Mei 2013.

Melalui rilis diterima ATJEHPOSTcom, Abdul Munir mengatakan banyak fasilitas PAUD dan TK tidak layak pakai sehingga membutuhkan perhatian semua pihak, terutama camat, unsur muspika serta geuchik. Ia juga mengimbau agar camat tidak sembarangan mengeluarkan rekomendasi PAUD, karena banyak rekomendasi yang masuk ke Bidang PLBLS Dinas Pendidikan Aceh Timur  menimbulkan masalah, seperti dua PAUD saling berdekatan.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Biasa dan Luar Sekolah (PLBLS) Dinas Pendidikan Aceh Timur, H. Jalaluddin menyebutkan pada tahun 2015 mendatang lembaga PAUD harus sesuai dengan jumlah desa yang ada di Aceh Timur yakni 515 desa.

“Sekarang kita memiliki 225 lembaga PAUD, sementara desa 515. Jadi ke depan kita harap PAUD harus lebih memasyarakat, apalagi ke depan akan dilakukan pelantikan Bunda PAUD tingkat kecamatan dan tingkat desa yakni Ibu Camat dan Ibu Kades,” kata Jalaluddin.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply