Jubir PA: Kedatangan Mantan Kombatan ke Pendopo Bukan untuk Mengemis

Jubir PA: Kedatangan Mantan Kombatan ke Pendopo Bukan untuk Mengemis

BANDA ACEH – Juru Bicara Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Suadi Sulaiman atau yang akrab disapa Adi Laweung, mengaku kecewa dengan tertutupnya pendopo Gubernur Aceh bagi mantan kombatan GAM. Padahal, kedatangan eks kombatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Kedatangan rakyat dan teman-teman mantan kombatan ke pendapa gubernur bukan untuk mengemis, tapi untuk menyampaikan aspirasinya. Karena banyak aspirasi masyarakat dan teman-teman mantan kombatan tidak diakomodir oleh para kepala SKPA, sehingga mereka ingin menyampaikan langsung kepada gubernur,” kata Adi Laweung, kepada portalsatu.com, Minggu 7 Juni 2015.

“Namun sesampai di pendopo gubernur lagi-lagi mereka tidak diizinkan untuk bertemu dengan gubernur. Ini satu hal yang sangat kita sesalkan,” ujar Adi Laweung lagi.

Katanya, apa yang diraih oleh gubernur dan kepala SKPA saat ini merupakan hasilnya perjuangan rakyat Aceh keseluruhan.

“Maka siapapun yang menduduki jabatan dalam pemerintahan hari ini harus
sadar dan wajib mengakomodir semua kebutuhan rakyat,” katanya.

Menurutnya, kedatangan eks kombatan ke pendopo gubernur merupakan wujud kekecewaan atas sikap gubernur yang sangat tertutup.

“Tiga tahun sudah dr. H. Zaini Abdullah menduduki tampuk nomor satu di Aceh belum adanya sedikit pun kepuasan bagi rakyat Aceh, termasuk teman-teman mantan kombatan yang sekaligus menjadi tim sukses inti baginya saat pilkada 2012. Pengusiran dan tidak diterimanya tamu di pendapa gubernur Aceh kerap terjadi, walaupun sudah berupaya untuk menunggu lama,” ujarnya.

Untuk itu, kata Adi Laweung, protokoler di Pendopo harus dididik dengan sopan.

“Ajudannya juga harus diberikan pendidikan yang maksimal, sehingga mereka tau tatakrama menjamu tamu. Bahkan jika ajudannya masih punya hubungan keluarga untuk segera digantikan dengan orang lain. Gubernur pun harus segera menyusun jadwalnya untuk menerima tamu, khususnya bagi rakyat biasa dan teman-teman mantan kombatan. Kalau begini terus, tidak tertutup kemungkinan rakyat Aceh atau teman-teman mantan kombatan akan menduduki pendopo secara ramai-ramai,” kata Adi Laweung. [] (mal)

Foto: KPA Linge salat di depan gerbang pendopo Aceh/zikir/portalsatu.com

Leave a Reply