Juanda, Mahasiswa dan Guru Privat Yang Merambah Modeling

Meski masih muda, mahasiswa kelahiran 14 Januari 1989 silam ini memiliki segudang prestasi yang bisa dibanggakan. Sejak tiga tahun terakhir, ia memangku jabatan sebagai Kepala KMPA (Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh) Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Selain aktif di beberapa organisasi dan dunia modeling, ia juga seorang wirausahawan.

Namanya Juanda Nargaza, tapi teman-temannya biasa memanggilnya dengan sebutan ‘Ju’. Buah hati pasangan A Gani Muslim dan Nurjanah itu, kini tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Malikussaleh angkatan 2008 jurusan tekhnik informatika.

Peminat olahraga badminton, lari dan renang itu memiliki beragam hobi, mulai dari membaca, mengarang puisi, desain gambar dan segala kegiatan yang berbau seni.

Remaja berwajah manis ini mengawali pendidikannya di SD Min Blang Mane 2 Batuphat Timur (1996-2001), berlanjut ke Pondok Pasantren Misbahul Ulum Paloh  (2001-2004), dan SMA Negeri 2 Lhokseumawe (2005-2007).

Berikut beberapa prestasi yang pernah diraih Juanda :

1. Aktor favorit 2002

2. Juara 2 mengarang puisi perdamaian sepropinsi NAD  2006

3. Juara 1 mengarang puisi seponpes Misbahul Ulum 2003

4. Juara 1 dasein grafis peksimida seNAD 2010

5.Juara 1 top model se Kabupaten Bireun  2011

6. Juara 2 top model senanggroe Aceh Darussalam  2011

7. juara 1 Agam Inong Aceh Utara 2012.

Selain itu, ia juga aktif dalam beberapa organisani, di antaranya :

1. Kepala  KMPA  kecamatan muara 1 2009-2010 dan 2011-2012

2. Humas UKM Seni Budaya Unimal 2009-2010

3. Ketua Bagian Malikussaleh Englis Community (MEC)2009-2010      

4. Infokom LSM PEPENCA (peduli penyandang cacat)2010-2011

5. Ketua umum UKM Seni Budaya UNIMAL 2011/2012

Guru privat computer itu memiliki motto, ‘Jangan pernah menadah tangan diatas kecuali itu hak mu, dan jangan pernah menyerah sebelum berusaha, karena hidup ini bukan coba-  coba.’

Dalam menjalani hidup, Ju memiliki prinsip ‘Berjuang untuk hidup dengan tangan dan pikiran sendiri.’

“Saat ini selain sebagai mahasiswa dan wirausahawan, saya juga aktif di bidang modeling dan sering ikut pemotretan dan tampil dalam berbagai event busana. Saya juga aktif dalam dunia artis Aceh yang saya geluti sejak duduk di bangku kelas III SMA, serta menjadi pengisi suara dalam filem kartun Aceh,” ujarnya.

Saat ditanya tentang dukungan dari orangtuanya, Juanda menjawab, “ Ayah dan ibu saya sangat mendukung segala aktifitas dan karir saya selama mengarah pada hal positif. Tentunya dengan tidak melupakan kewajiban shalat 5 waktu dan tanggung jawab terhadap diri sendiri di dunia pendidikan.”

Kata Ju, sejak kelas II SMA ia sudah berusaha mencari uang jajan sendiri dengan pengawasan orang tua.

Selain orangtua, dukungan juga datang dari para sahabat, baik secara moril maupun materil. “Satu pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, saat saya mengetahui bagaimana sulitnya mencari uang dengan bekerja keras. Pengalaman itu saya dapatkan saat saya bekerja di lapangan bersama salah satu rekanan di Banda Aceh. Rasanya keringat dan air mata bercampur aduk, tapi itu luar biasa,” tutup Juanda.[]

 

  • Uncategorized

Leave a Reply