Jokowi Vs Foke, Tak Laku Pakai SARA

JAKARTA-Ketua Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan, Taufiq Kiemas, mengatakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) tidak laku dalam Pilkada Jakarta. Masyarakat sudah cerdas untuk menentukan pilihannya.

"Sudah tidak mempan lagi, tidak ada yang percaya dengan isu itu," kata Kiemas di Gedung DPR, Jakarta, Selassa 117 Juli 2012.

Menurut dia, penggunaan isu SARA dalam kampanye Pilkada DKI Jakarta hanya akan memperkeruh suasana saja. Kiemas berharap, dua pasangan yang berpeluang maju di putaran kedua Pilkada Jakarta, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama dan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, tidak lagi menyebarkan isu tersebut.

"Jokowi yakin dengan pendukungnya, dan Pak Fauzi yakin dengan pendukungnya, itu cukup. Tidak usah pakai SARA segala macam," ujarnya.

Hasil resmi pencoblosan Pilkada Jakarta baru akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta padaa 20 Juli nanti. Namun, berdasarkan penghitungan cepat berbagai lembaga survei, pasangan Jokowi-Ahok menempati posisi pertama dengan perolehan suara lebih dari 43 persen, disusul Foke-Nara dengan suara sekitar 33 persen.

Kedua pasangan itu paling berpeluang melenggang ke babak kedua yang akan dihelat pada 20 September 2012. Masing-masing pasangan telah menyatakan kesiapannya menghadapi putaran final ini. | sumber:viva

  • Uncategorized

Leave a Reply