Jokowi ragu bisa atasi banjir Jakarta

 

“Saya masih ragu bahwa jakarta ini bisa bebas banjir dalam waktu lima tahun. Sebenarnya bisa, kalau yang hulu dan hilir bekerja.”
 
Begitu ungkap Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) ketika membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2013 di Balai Kota, Jakarta, Selasa (5/2). Musrenbang digelar untuk merumuskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta 2013-2017.
 
Dalam pidato pembukaannya, Jokowi menyatakan, salah satu fokus utama pemerintahannya adalah menanggulangi banjir di ibu kota. Tapi ia ragu hal tersebut dapat tercapai dalam masa lima tahun kepemimpinannya.
 
Menurut Jokowi, wilayah Bodetabek yang menggelilingi kota Jakarta memiliki peran peran vital dalam mencegah banjir. Untuk itu ia meminta para pimpinan daerah tetangga untuk bersungguh-sungguh melakukan tugasnya yang berkaitan dengan pencegahan banjir.
 
“Kalau kita di sini kerja, kalau hulunya tidak dikerjakan percuma kita bekerja, semua harus dikerjakan,” tegasnya.
 
Musrenbang dihadiri oleh beberapa perwakilan pemerintah daerah tetangga. Diantaranya, Kepala Bappeda Provinsi Banten, Kepala Bappeda Jawa Barat dan perwakilan pemerintah wilayah Bodetabek.
 
Jokowi mengungkapkan, ada enam program utama terkait pengendalian banjir. Program-program itu antara lain :
-Pengembangan situ, waduk dan embung.
-Normalisasi sungai dan saluran.
-Pengembangan sistem polder.
-Penguatan tanggul.
-Pembuatan sumur resapan dan lubang biopori.
-Pembangunan deep tunnel.
 
 
  • Uncategorized

Leave a Reply