Jet Tempur Ukraina Buntuti MH17 Sebelum Jatuh?

Klaim Rusia soal jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 berbeda dengan pihak Barat. Istana Kremlin menyatakan di saat burung besi itu jatuh ada jet militer Ukraina mengekor di belakangnya dan menembak MH17 dari langit.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (22/7), Negeri Beruang Merah itu yakin pendukung mereka bukanlah penyebab jatuhnya MH17 dan melemparkan roket ke langit meski Amerika Serikat melansir mereka menyaksikan persenjataan pelempar rudal didorong melintasi perbatasan beberapa hari sebelum insiden pesawat itu.

Klaim ini disampaikan oleh Jenderal Andrei Kartapolov, kepala staf umum direktorat operasional. Kartapolov mengatakan akhirnya menyampaikan hal ini sebab kemarahan internasional sudah menunjuk ke mereka sebagai biang keladi. "Di ketinggian terdeteksi ada jet tempur milik Ukraina, nampak seperti Sukhoi Su-25 dan terbang di jarak 3-5 kilometer dari Malaysia Airlines," ujar Kartapolov.

Kartopolov mengatakan pihaknya ingin melakukan perjalanan ke Ibu Kota Kiev dan meminta penjelasan mengapa ada jet tempur mereka ada di lintasan udara untuk sipil.

Sumber-sumber Rusia menyatakan pesawat kehilangan kecepatan tiga menit sebelum hilang dari radar.

Namun Presiden Amerika Serikat Barack Hussein Obama mencurigai ada hal disembunyikan oleh Rusia. Dia mempertanyakan mengapa separatis pro-Rusia mencoba menguasai wilayah jatuhnya pesawat. Dia menuding mereka ingin menghapus bukti dan mayat dari lokasi kecelakaan.

Presiden Vladimir Putin sendiri menyerukan agar pro-Rusia bekerja sama dengan penyelidikan ini. Rusia menegaskan selama kotak hitam belum dipelajari pihak barat tidak bisa menuding Rusia menjadi penyebab tragedi ini.[] sumber: merdeka.com

  • Uncategorized

Leave a Reply