Jet Tempur Suriah Bombardir Markas Pemberontak

DAMASKUS – Jet tempur milik militer Suriah membombardir markas pemberontak di kota Maaret al-Numan. Nahas, serangan ini menewaskan sedikitnya 49 orang, termasuk di antaranya 29 anak-anak.

Bom yang dijatuhkan oleh jet tempur Suriah tersebut menghancurkan dua bangunan yang menjadi pemukiman warga dan sebuah masjid, yang menjadi tempat persembunyian para wanita dan anak-anak. Sungguh mengenaskan, seorang bayi berusia 9 bulan dilaporkan ikut tewas dalam serangan tersebut.

Kota Maaret al-Numan dikuasai oleh kelompok pemberontak anti-rezim Presiden Bashar al-Assad sejak 9 Oktober lalu. Mereka kemudian membangun sebuah zona netral di sepanjang wilayah perbatasan dengan negara tetangga mereka, Turki.

"Kami berhasil menemukan 44 jasad dari bawah reruntuhan bangunan," ujar salah seorang petugas penyelamat kepada AFP, Jumat 19 Oktober 2012.
Seorang koresponden AFP di lokasi melihat, sedikitnya 32 jasad yang terbungkus kain putih tergeletak di sebuah rumah sakit darurat. Di antara jasad-jasad tersebut, terdapat 6 jasad anak-anak dan sejumlah jasad lain yang termutilasi atau tidak dalam kondisi utuh.

Terdapat jasad seorang anak yang juga tidak utuh lagi yang berhasil dikeluarkan oleh petugas penyelamat. Sedangkan jasad seorang anak lainnya yang masih mengendarai sepedanya juga ditarik dari reruntuhan.

"Pada saat itu, nampaknya hanya 3 orang yang berhasil selamat dari serangan tersebut, termasuk seorang anak berusia 2 tahun. Dia berhasil selamat karena dilindungi lengan ayahnya," ujar seorang petugas medis setempat, Jaffar Sharhoub.

Pada Kamis 18 Oktober 2012 pagi waktu setempat, sejumlah jet tempur Suriah terbang berputar-putar di atas wilayah Maaret al-Numan. Pesawat-pesawat tersebut melepaskan sedikitnya 10 bom di wilayah tersebut.

Sedangkan pada Kamis malam, dilaporkan 5 orang lainnya tewas dalam pengeboman yang dilakukan di wilayah yang sama.

Untuk membalas serangan ini, kelompok pemberontak pun melancarkan serangan ke markas militer Suriah yang hanya berjarak sekitar 2 km dari jalanan kota Damaskus-Aleppo. Markas tersebut menjadi gudang penempatan tank dan persediaan bahan bakar milik militer Suriah.

Ratusan pemberontak anti-rezim Presiden Bashar menghancurkan tank yang ada di markas tersebut. Dilaporkan sedikitnya 6 tentara Suriah menyerahkan diri kepada kelompok pemberontak.[] sumber : detik

  • Uncategorized

Leave a Reply