Jelang Idul Fitri, Masyarakat Menengah Atas Serbu Penjual Jepara

Jelang Idul Fitri, Masyarakat Menengah Atas Serbu Penjual Jepara

LHOKSEUMAWE – Jelang hari raya Idul Fitri, masyarkat menengah di Kota Lhokseumawe mulai berburu perabotan untuk rumah tangga. Para peminat tersebut hanya membeli khusus jenis Sofa bahan jati jepara.

Seorang pedagang jati jepara di Lhokseumawe, Jumi, mengatakan semenjak memasuki bulan Ramadan penjualan sofa bahan jati jepara ditempatnya tersbut mencapai 5-10 set setiap harinya,

Menurutnya, hal ini tidak terjadi di luar bulan Ramadan. “Tiap hari biasa rata-rata hanya mampu menjual 1-2 set saja. Itupun kebanyakan yang membeli perabotan jati jepara ini dari kalangan menengah ke atas,” ujar Jumi kepada portalsatu, Jumat 26 Juni 2015.

“Harga untuk satu set sofa jati jepara bervariasi, rata-rata Rp 9-11 juta per set, namun ada juga yang mencapai Rp 25 juta. Sedangkan untuk lemari dan tempat tidur masih normal,” katanya lagi.

Kata Jumi, pembelinya tidak hanya berasal dari Lhokseumawe, tapi juga dari sekitarnya seperti Aceh Utara dan Bireuen. Apalagi di tempatnya sekarang sudah diberikan kemudahan kepada pembeli dengan menydiakan kredit terhadap barang jenis sofa jati jepara tersebut. Bahkan kata Jumi, ada juga kredit yang diberikan oleh pihak leasing untuk meringankan warga mendapatkan perabotan mewh dengan cara menyicil.

Banyaknya minat pembeli sofa jati jepara tersebut juga dibenarkan, Rizal, pedagang lainnya. Ia mengatakan bahkan saat ini ditempatnya tersebut stok barangnya sudah habis. Namun untuk tidak mengecewakan pelanggan barangnya yang sedang dalam proses pengiriman dari pulau Jawa pun sudah dipesan oleh pembeli. [] (mal)

Foto: ilustrasi

Leave a Reply