Jatuh cinta pada pria Tunisia, model cantik asal Inggris masuk Islam

MODEL cantik asal Norfolk, Inggris, memeluk Islam. Carley Watts, 24 tahun, nama model cantik itu masuk Islam setelah jatuh cinta dengan pria Tunisia, Mohammed Salah, 25 tahun, anggota tim SAR.

Carley Watts berjumpa Mohammed Salah ketika sedang berlibur di Tunisia pada bulan April. Akhirnya mereka saling jatuh cinta dan melangkah ke jenjang hubungan lebih serius.

Awal Oktober nanti, Carley dan anak perempuannya, Alanah yang berusia dua tahun, berencana tinggal di kota Monastir, Tunisia. Sebelumnya ia telah menghabiskan waktu selama enam bulan di sana untuk mempelajari Islam.

Seperti yang dilansir Dailymail.co.uk, Senin 20 Agustus 2013, Carley ingin melupakan kehidupannya yang dulu.

"Awal pertama kali saya berjumpa dengan Mohammed Salah merupakan salah satu momen yang telah mengubah pola hidup saya menjadi lebih baik, karena dia telah mengubah hidup saya yang dahulunya gila pesta," ujar Carley Watts.

Mantan model pakaian dalam wanita ini kerap tampil di berbagai majalah dewasa.

Sebagai model glamor, kata Carley, ia dahulu sering memamerkan kemolekan tubuh dan berdandan dengan pakaian yang tidak senonoh.

"Dulunya, saya sering menghabiskan malam dengan bermabuk-mabukkan, mulai dari satu klub ke klub lainnya. Namun, sejak pertama kali saya berkenalan dengan seorang lelaki sopan ini saya telah mengalami perubahan drastis hingga mengubah keyakinan saya dan menjadi seorang yang benar-benar dihargai sebagai seorang wanita," ujarnya.

Mohammed Salah, kata dia, walaupun tidak pernah mengenal tentang keluarganya secara mendetil, tidak mempermasalahkan kehidupannya sebelum menjadi muslim.

Carley mengatakan pria Tunisia itu sangat mencintainya dan mau menerimanya apa adanya.

"Dia juga mengatakan bahwa ketika selesai menikah nanti, tubuh saya hanya boleh dilihat oleh kedua matanya saja, karena sesuai dengan ajaran Islam serta adat Tunisia yang tidak mengenal istilah single mother. Bagi pasangan yang melakukan hubungan layaknya suami istri di luar nikah akan dikenakan sanksi berat di sana," ujar Carley Watts.

Di Tunisia, kata Carley, seorang wanita yang hamil di luar nikah akan dipenjara. "Ini merupakan salah satu cara bagaimana mencoba untuk menghargai seorang wanita serta menjaga kehormatannya," ujarnya.[] (rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply