Jamur mampu menyulap sinar matahari jadi vitamin D

JAMUR yang terkena paparan sinar matahari dilaporkan memiliki khasiat vitamin D yang sama banyaknya seperti suplemen, demikian menurut penelitian terbaru.

Para peneliti pun menyarankan agar masyarakat menjemur jamurnya terlebih dahulu selama setengah jam sebelum akhirnya dimakan. Sebab khasiat jamur yang mampu 'menyulap' sinar matahari jadi vitamin D tentu memberi keuntungan yang lebih maksimal pada tubuh.

Beberapa khasiat dari jamur di antaranya adalah meningkatkan sistem imun, memperkuat tulang dan gigi, serta membantu penyerapan kalsium pada tubuh.

Sekitar 30 orang dewasa dilibatkan dalam penelitian ini. Sebagian diminta mengonsumsi suplemen vitamin D sementara yang lain makan jamur yang sudah dijemur selama 12 minggu.

Pada akhir penelitian, tidak ada perbedaan yang mencolok mengenai kadar vitamin D yang terdapat dalam tubuh para responden.

"Ini membuktikan kalau makan jamur yang sudah terkena sinar matahari membuat kandungan vitamin D – khususnya D2 – di dalamnya lebih tinggi," papar kepala penulis penelitian, Dr Michael Holick.

Dr Holick juga menambahkan kalau jamur tetap mampu 'menyulap' sinar matahari menjadi vitamin D meskipun sudah lama dipanen.

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail (22/04), hasil penelitian tersebut pun diterbitkan dalam jurnal Dermato-Endocrinology dan dilaporkan dalam pertemuan American Society for Biochemistry and Microbiology di Boston.

"Ambil jamur – jenis apa saja – letakkan di bawah sinar matahari antara jam 10 pagi sampai tiga sore selama setengah hingga satu jam saat musim panas. Jamur akan menjadi makanan yang kaya akan vitamin D," saran Dr Holick.

Kabar baiknya, vitamin D tersebut tidak akan hancur meskipun jamur diolah menjadi berbagai bentuk masakan.[] sumber : merdeka

  • Uncategorized

Leave a Reply