Jalan Pante Ceureumen Terancam Abrasi Krueng Meureubo

JALAN lintas menuju pedalaman Gampong Changgei, Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat semakin memprihatinkan. Pasalnya sejumlah badan jalan semakin tergerus abrasi sungai akibat curah hujan turun yang begitu tinggi sejak Jumat kemarin, 20 November 2014.

"Kondisi jalan kian memprihatinkan, bahkan jalan lintas di Gampong Pulo Teungoh, Kecamatan Pante Ceureumen rusak total sehingga lima desa terancam akan terisolir," ujar Tengku Jauhari, warga Johan Pahlawan, Meulaboh kepada ATJEHPOST.co via telepon seluler, Senin sore, 24 November 2014.

Tengku Jauhari yang juga Ketua KPA sagoe Aceh Barat ini mengatakan pengikisan badan jalan ini semakin mengancam keselamatan warga yang melintas di desa tersebut.

"Berdasarkan pantauan kami beserta beberapa anggota KPA lainnya di lapangan, abrasi jalan di sepanjang sungai ini sudah berlangsung lama. Namun karena terkesan diabaikan, kerusakan jalan semakin hari semakin parah. Kami khawatir jalan ini akan putus dalam waktu dekat," ujarnya.

Adapun sejumlah desa yang terancam terisolir akibat abrasi jalan tersebut di antaranya Gampong Manuang, Lawet, Changgei, Jambak, dan Sikundo. Ia berharap Pemerintah Aceh segera memperbaiki sarana jalan lintas yang mengubungkan ke sejumlah desa tersebut.
Menurutnya jalan lintas yang menghubungkan ke sejumlah desa ini seringkali rawan banjir dan longsor, khususnya di saat musim hujan.

"Sebenarnya ini yang harus diprioritaskan oleh pemerintah, sebab ada sekitar lima ribu jiwa lebih yang tinggal dan melintas di jalan ini untuk membawa hasil alamnya ke pusat kota Meulaboh," katanya.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply