Jadi Investor Pasar Modal Lewat BNI Securities Banda Aceh, Mau?

BANDA ACEH – Berinvestasi di pasar modal bagi warga Banda Aceh kini bukan lagi hayalan. Sejak tahun 2008, BNI Securities adalah salah satu dari tiga lembaga yang terdaftar sebagai perusahaan sekuritas di Bursa Efek Jakarta.

Berkantor di Jalan KH Ahmad Dahlan 111, Banda Aceh, BNI Securities menawarkan partisipasi masyarakat untuk menjadi investor pasar modal. Sebagai catatan, untuk memulai investasi, masyarakat harus terdaftar di perusahaan sekuritas untuk bisa langsung bertransaksi di Bursa Efek Jakarta.

Melisa,  Coordinator Sales BNI Securuties yang dijumpai atjehpost.com, Jumat, 12 Oktober 2012 mengatakan sejauh ini masyarakat Aceh masih cenderung tertarik berinvestasi harta benda, seperti emas dan tanah. Padahal berinvestasi di pasar modal juga memiliki peluang yang menjanjikan.

“Berinvestasi dalam saham berarti masyarakat turut mempunyai atau melakukan pemilikan terhadap suatu perusahaan, karena saham merupakan bukti pemilikan sebuah perusahaan,” kata dia.

Dengan begitu, kata Melisa, masyarakat yang berinvestasi di saham dapat memperoleh beberapa keuntungan, seperti capital gain atau keuntungan dari hasil jual beli saham, dividen (bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham), serta hak suara atau hak yang dimiliki oleh pemegang saham untuk memberikan suara pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) perusahaan. Selain itu masyarakat juga memperoleh jaminan tambahan, yaitu saham dapat dihajikan agunan tambahan atas kredit.

Namun, Melisa juga mengatakan berinvestasi saham juga memiliki resiko layaknya investasi-investasi lain, seperti capital loss atau kerugian atas transaksi jual beli saham, opportunity loss (kerugian berupa selisih suku bunga deposito dikurangi hasil yang diperoleh dari investasi saham), serta kerugian likuidasi atau nilai likuidasi perusahaan lebih rendah dari harga beli saham.

Untuk memulai berinvestasi saham melalui BNI Securities, Melisa mengatakan, calon nasabah hanya perlu menyediakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), NPW dan Materai 6.000 sebanyak 3 lembar, “Khusus untuk mahasiswa hanya perlu memiliki tabungan dasar sebesar Rp3 juta dan untuk umum sebesar Rp5juta,” kata dia.

Total masyarakat yang sudah tercatat sebagai investor di BNI Securities Banda Aceh sebanyak 600 orang, "Mereka tidak hanya terdiri dari kalangan menengah ke atas, tetapi juga dari kalangan bawah," ujar Melisa.

Melisa mengatakan, jumlah tersebut merupakan bukti mulai pahamnya masyarakat Aceh terhadap dunia investasi di pasar modal.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply