IPPEMAS: FPMPA Jangan Klaim Sebagai Wadah Paguyuban se-Aceh

IPPEMAS: FPMPA Jangan Klaim Sebagai Wadah Paguyuban se-Aceh

BANDA ACEH – Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang, Putra Rizki Pratama meminta agar Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) tidak mengklaim sebagai wadah pemersatu Paguyuban se-Aceh.

Menurutnya, wacana Kongres FPMPA ke-2 yang direncanakan digelar pada Agustus 2015 menjadi salah satu hal yang menarik perhatiannya, karena tanpa koordinasi apapun nama IPPEMAS dicantumkan oleh pihak FPMPA dalam publikasi kegiatan.

“Apa yang terjadi sekarang ini sangat disayangkan, karena FPMA tidak pernah berkoordinasi dengan IPPELMAS, ” kata Putra Rizki Pratama kepada portalsatu.com, 27 Agustus 2015.

Pihaknya sudah mengirimkan mosi tidak percaya kepada Ketua Umum FPMPA, karena menurunya FPMPA tidak pernah lagi berkoordinasi dengan IPPEMAS. “Ini sangat merugikan kami secara kelembagaan dan ini merupakan bentuk pembohongan publik,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, pihaknya meminta FPMPA dan pihak panitia kongres segera meminta maaf secara terbuka di media atas pencatatutan paguyuban PB-IPPEMAS dalam publikasi kongres yang telah beredar.

“Kami PB-IPPEMAS dengan resmi menolak dan tidak mengakui FPMPA sebagai wadah pemersatu Paguyuban se Aceh. Kami meminta kepada oknum-oknum FPMPA agar tidak lagi mengatasnamakan sebagai forum paguyuban se-Aceh dan mencari keuntungan kelompok dari organisasi tersebut,” ujarnya lagi.

Selain itu, ia juga mengatakan  jika pendomplengan ini terus berlanjut, pihaknya akan membawa ke jalur hukum karena telah merugikan paguyuban Sabang secara khusus atas tindakan pencatutan nama dalam FPMPA.

“Kami berharap rekan-rekan ketua paguyuban se-Aceh yang sah agar secara bersama-sama kita pikirkan kembali bagaimana menyatukan semangat paguyuban se-Aceh dan menyemai kebersamaan tanpa adanya intrik kepentingan golongan tertentu,” ujarnya. [] (MAL)

Leave a Reply