Insiden Casanemo Sabang, Geuchik Ie Meule: Kami Minta Maaf

GEUCHIK Gampong (Kepala Desa) Ie Meule, Sukajaya, Sabang, Ibrahim mengatakan akan menyelesaikan secara musyawarah insiden pengusiran turis di Casanemo, Kamis dinihari, 1 Januari 2015 lalu.

"Beuno geutanyoe musyawarah ngon tuha peut gampong untuk mita solusi tentang dua aneuk tanyoe nyan (tadi kita bermusyawarah dengan orang tua desa untuk mencari solusi tentang dua pemuda itu). Karena sesuai dengan kesepakatan, masalah ini diselesaikan dengan musyawarah gampong," ujar Ibrahim. Dua pemuda yang dimaksud Ibrahim adalah Cut Tya Syahara dan Aan Vahlefi yang melaporkan kejadian pengusiran di Casanemo.

Ibrahim mengatakan saat kejadian tersebut pemuda tidak bermaksud merusak dan hanya meneruskan imbauan yang dikeluarkan Muspida Sabang. Di lokasi kejadian, kata Ibrahim, pemuda Ie Meule juga tidak membawa alat setrum atau senjata tajam seperti yang disebut-sebut korban selama ini. "Dihalau saja sama pemuda supaya tidak berada di pantai," katanya.

"Hana nyan. Kaleuh lon yu cek bak ketua pemuda melalui tv, peu nan jih nyan, o… cctv dipeugah hana (Tidak ada itu. Sudah saya suruh cek sama ketua pemuda melalui tv, apa itu namanya, o… cctv dibilang tidak ada)," ujarnya lagi.

Ia juga meminta maaf kepada Cut Tya Syahara dan Aan Reza Vahlefi jika merasa dirugikan dengan insiden tersebut. "Kalau ada yang salah, apapun kejadian yang terjadi saat itu, get bak dua aneuk geutanyoe nyan atau pihak keamanan na yang tersinggung, tanyoe ta lakee meuah. Nan mantong ureung ramee, kadang na yang tersentuh tidak sengaja atau na haba yang dipeulheuh kadang na tersinggung, kamoe selaku ureung tuha gampong meulakee meuah. Inti jih kamoe akan menyelesaikan permasalahan nyoe dengan cara kekeluargaan (Kalau ada yang salah, apapun kejadian yang terjadi saat itu, baik sama kedua anak muda tersebut atau pihak keamanan ada yang tersinggung, kita meminta maaf. Nama saja orang ramai, kadang ada yang tersentuh tidak sengaja atau ada kata yang salah dan membuat orang tersinggung, kami selaku orangtua desa meminta maaf. Inti jih kami akan menyelesaikan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan)," kata Ibrahim.[]

Baca juga:
Benarkah Ada Anggota Dewan PKS pada Insiden Casanemo Sabang?

  • Uncategorized

Leave a Reply