Inilah Rekomendasi BEM se Aceh di Empat Bidang

LANGSA – Badan Eksekutif Mahasiswa se Aceh menggelar aksi damai di Jalan A Yani Langsa, Kamis 6 Desember 2012. Dalam aksinya, mereka membacakan rekomendasi eksternal BEM se Aceh. Berikut beberapa poin rekomendasi tersebut di bidang sosial dan budaya, ekonomi, agama, dan bidang kesehatan.

Di bidang ekonomi, BEM se Aceh menuntut pemerintah daerah untuk memperjelas kedudukan dana Otonomi Khusus (Otsus). Mereka juga meminta adanya pembatasan izin pasar modern, mempercepat realisasi pelabuhan berbasis Sabang dan terakhiri meminta kejelasan dana Baitul Mal sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Aceh.

Sementara di bidang sosial dan budaya, eksekutif mahasiswa tersebut juga mendesak Pemerintah Aceh untuk melindungi situs-situs sejarah Aceh dan segera mendaftarkan tempat-tempat bersejarah tersebut ke dinas terkait. Mereka juga mendesak pemerintah untuk menyelamatkan kawasan hutan lindung Rawa Tripa sebagai paru-paru dunia.

Di bidang Agama, mereka meminta menegakkan syariat Islam secara kaffah. Mereka juga meminta dikembalikan kedudukan fungsi dan tugas WH ke Dinas Syariat Islam. Mereka juga meminta adanya penertiban gereja-gereja yang tidak sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri.

Terkait bidang kesehatan, BEM se Aceh meminta adanya kebijakan pemerintah untuk menyediakan bank darah bagi pendonor. Selain itu, mereka mendesak untuk adanya peningkatan pelayanan kesehatan, baik segi fasilitas, instansi maupun kuantitas.

Rekomendasi ini dibacakan oleh Ketua Pemerintahan Mahasiswa (Pema) STAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Fauzi yang juga berperan selaku koordinator aksi.(bna)

Berita sebelumnya :

BEM se-Aceh Gelar Aksi Damai di Langsa

Inilah Rekomendasi BEM se Aceh di Bidang Pendidikan

Inilah Rekomendasi BEM se Aceh di Bidang Politik, Hukum dan HAM

  • Uncategorized

Leave a Reply