Inilah Karikatur Jokowi Jadi Tukang Masak di Media Australia

TABLOID Australia, The Courier Mail, menjadikan karikatur para pemimpin negara KTT G20 sedang menggelar pesta barbeque di sampul depannya. Terbit hari ini, 14 November 2014, tabloid itu mengangkat laporan utama bertajuk "Welcome to Paradise."

Presiden Joko Widodo digambarkan mengenakan peci hitam lengkap dengan celemek ala koki dan sedang memanggang sosis. Tidak ada penjelasan mengapa Jokowi digambarkan sebagai koki pemanggang daging. 

Sementara Presiden Amerika Barack Obama digambarkan bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek motif bunga-bunga ala Hawai, seperti turis yang sedang menikmati pesta pantai.  

Presiden Rusia Vladimir Putin juga tak luput dari olok-olok. Ia digambarkan memakai topi terbuat dari karton kemasan bir. Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel sedang memeluk seekor Koala. Ada pula pemimpin negara lain yang memegang papan selancar, dan ada yang sedang memancing ikan besar.

Ringkasnya, tabloid itu menyimpulkan KTT G20 tak lebih sebatas acara pelesir para presiden yang tergabung dalam forum ekonomi dunia itu. 

Khusus untuk Putin, The Courier Mail menuntu presiden Rusia itu meminta maaf atas tragedi penembakan pesawat Malaysia Airlines di Ukraina yang diyakini melibatkan Rusia. Meski menyampaikan terima kasih atas kedatangan Putin ke sana, media itu memberi catatan,"..sebelum pertemuan dimulai, ada satu kata yang orang Australia ingin dengar – maaf."

Laporan BBC menyebutkan, pertemuan dua hari itu akan berfokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Menteri Australia Tony Abbott mengatakan para pemimpin akan merundingkan penciptaan pekerjaan, mengidentifikasi pengemplang pajak dan memperkuat ekonomi dunia.

Ketegangan dengan Rusia terkait Ukraina juga akan menarik perhatian, sementara para aktivis menginginkan perubahan iklim dimasukkan ke dalam agenda.

Di Brisbane, pegawai pemerintah setempat diliburkan selama satu hari karena adanya pembatasan perjalanan. Tiga belas pemimpin dunia dijadwalkan tiba di kota itu hari ini.

Sekitar 6.000 polisi ditempatkan untuk menjaga keamanan, dan polisi telah mengeluarkan izin untuk 27 kelompok yang ingin berunjuk rasa di beberapa tempat yang telah ditentukan.[] Dari sejumlah sumber

  • Uncategorized

Leave a Reply