Ini Tanggapan Guru Besar Unsyiah Soal DIPA Aceh 2013

BANDA ACEH – Akademisi dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Kamis 13 Desember 2012, memberikan respon positif terhadap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Aceh 2013.

Profesor Said Muhammad dari Fakultas Ekonomi Unsyiah, misalnya. Ia berpendapat, agar dana tersebut tepat sasaran dan program-program kerakyatan harus diutamakan.

“Perlu juga dilakukan monitoring dan pengelompokan penduduk miskin agar mendapat data yang akurat dan bantuan pun tepat sasaran,” kata Said.

Sedangkan Profesor Raja Masbar, juga dari Fakultas Ekonomi Unsyiah, mengatakan hal utama yang harus dilakukan, pemerintah fokus terhadap suatu program prioritas.

“Komitmen, fokus dan tegas terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), merupakan salah satu jalan agar dana tersebut tepat sasaran,” kata Raja Masbar. Selain itu, lanjutnya, penggunaan DIPA 2013 juga harus tepat sasaran.

“Perlu adanya perbaikan moral dan etika, menggali secara maksimal potensi Pendapat Asli Daerah (PAD), penghematan penggunaan kendaraan dinas, serta melakukan moratorium tenaga kontrak, dan honorer demi menghemat anggaran, pembangunan berbasis tata ruang, pengesahan APBA tepat waktu serta perlu dukungan dari semua pihak demi efisiensi anggaran dan kesejahteraan rakyat,” ujar Raja Masbar.

Menyangkut hal ini, Doto Zaini menyambut baik argumen yang dilontarkan oleh para akademisi. ”Pendapat yang sangat berharga ini akan kami tampung dan pelajari, demi pembangunan Aceh dan kepentingan rakyat,” kata Doto Zaini.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply