Ini Sebab Konsultasi Soal Bendera dan Lambang Aceh dengan Mendagri Digelar di Jakarta

BANDA ACEH – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh sedianya mengundang Menteri Dalam Negeri ke Aceh pada hari ini, Senin 17 Desember 2012, untuk mengadakan rapat konsultasi dan koordinasi terkait Rancangan Qanun Bendera dan Lambang Aceh.

"Awalnya direncanakan akan dilangsungkan di Aceh dan Komisi A sudah mengundang Mendagri dan Kementerian terkait datang ke Aceh untuk rapat konsultasi dan koordinasi Raqan Bendera dan Lambang ini," ujar Anggota Komisi DPR Aceh Abdullah Saleh, kepada ATJEHPOSTcom, lewat telepon seluler, Senin.

Namun, rencana itu dibatalkan. "Setelah kita mengundang, Mendagri sulit menemukan waktu yang tepat untuk bisa datang ke Aceh, sehingga akhirnya kita yang ke Jakarta untuk menggelar rapat ini," ujar Abdullah Saleh yang juga Ketua Badan Legislasi DPRA ini.

Rapat konsultasi dan koordinasi itu akan digelar di Sultan Hotel Jakarta di Jalan Jenderal Gatot Subroto, nanti malam, dan akan dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Kata Abdullah Saleh, meski di Jakarta, rapat ini tetap saja dilaksanakan oleh Komisi A DPRA.

Rapat konsultasi, kata dia, digelar untuk menyelaraskan pemahaman antara Aceh dan Menteri Dalam Negeri menyangkut Rancangan Qanun Bendera dan Lambang Aceh.

"Sehingga diharapkan setelah rapat ini bisa menyelaraskan pemahaman antara Aceh dan Jakarta sehingga Raqan ini bisa disahkan," ujar Abdullah Saleh.

Selain dia, kata Abdullah Saleh, dari DPR Aceh juga hadir Ketua Komisi A Adnan Beuransyah dan Wakil Ketua Komisi A Nurzahri.[](rz)

Berita Sebelumnya:

Konsultasi Soal Bendera dan Lambang Aceh Dilakukan di Jakarta

  • Uncategorized

Leave a Reply