Ini Proyek yang Disidak Wagub Mualem di Aceh Tamiang

WAKIL Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan rombongan meninjau sejumlah paket pembangunan yang bersumber dari dana APBA dan dana otonomi khusus di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu 6 September 2014.

Di “Bumi Muda Sedia” itu Wagub yang biasa disapa Mualem itu bergerak cepat. Begitu sampai di Aceh Taming, Mualem langsung menuju ke lokasi pembangunan jalan kampung Bandung-Paya Ketenggar. Proyek yang menggunakan dana otonomi khusus ini menyedot anggaran sebesar Rp 2.91 miliar.

Selanjutnya rombongan meninjau proyek pembangunan pemukiman Alue Puntie. Proyek ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh sebesar Rp 5.47 miliar. Setelah itu Mualem bertolak ke lokasi proyek pembangunan jembatan Cempege II. Proyek yang bersumber dari dana otonomi khusus ini memakan anggaran Rp 4.58 miliar.

Pembangunan proyek jembatan ini tidak sesuai target, realisasi di lapangan tidak sesuai. Kondisi ini membuat Kepala Pengendalian Percepatan Kegiatan (P2K) Aceh dr. Taqwallah sedikit berang hingga membuat suasana agak tegang.

“Ada kendala apa ini, kontrak akan berakhir 21 Oktober,” tanya Taqwallah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aceh Tamiang Rulina ST, kepada Mualem menjelaskan penyebab terlambatnya realisasi jembatan tersebut. Ia menjelaskan terkendalanya mobilisasi tiang paku bumi yang sulit dilintasi truck pengangkut material jembatan ke pedalaman Kecamatan Bandar Pusaka, lokasi pengerjaan proyek.

“Sempat terjadi konflik dengan masyarakat, mereka sempat menutup jalan dan meminta ganti rugi akibat jalan rusak yang dilintasi truck pengangkut material kami,” ujarnya.[Laporan Zulkarnaini]

  • Uncategorized

Leave a Reply