Ini Program Abu Len Setelah Dilantik Jadi Dirut PDPKL Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Abubakar A Latif alias Abu Len resmi menjadi Direktur Utama Perusahaan Daerah Pembangunan Kota Lhokseumawe (PDPKL), setelah dilantik oleh Wali Kota Suaidi Yahya, di aula kantor wali kota, tadi usai siang, Jumat, 23 November 2012. Apa saja program Abu Len?

Dihubungi ATJEHPOSTcom, sore tadi, Abu Len menyebutkan langkah awal yang akan dia lakukan adalah menyusun jajaran direksi PDPKL untuk diusulkan kepada wali kota Lhokseumawe guna disahkan oleh Badan Pengawas perusahaan daerah ini. “Kita harapkan dalam waktu dekat sudah terisi jajaran direksi sehingga bisa terus bekerja sebagaimana mestinya,” kata Abu Len.

Beberapa program PDPKL, menurut Abu Len, antara lain mengembangkan usaha pengolahan sampah. Sehingga sampah yang selama ini sangat menggangu masyarakat menjadi bermanfaat. Selain itu, kata dia, menggerakan industri garam. “Sadar atau tidak, selama ini garam untuk kebutuhan rumah tangga masyarakat kita dipasok dari luar, mengapa tidak kita produksi di daerah sendiri,” kata putra Blang Jruen, Tanah Luas, Aceh Utara ini.

PDPKL, tambah Abu Len, juga akan mengembangkan sektor jasa dan perdagangan dengan memanfaatkan Pelabuhan Umum Krueng Geukuh Aceh Utara untuk ekspor berbagai komoditi pertanian, perkebunan, perikanan dan kelautan.

“Komoditi pinang, kakao, kelapa, ubi kayu dan beberapa lainnya sangat diminati oleh negara serumpun. Kita harapkan dengan adanya PDPKL yang akan memfasilitasi perdagangan bisa meningkatkan harga produksi pertanian dan perkebunan masyarakat,” kata Abu Len yang juga Wakil Ketua III Bidang Ekonomi KPA Wilayah Samudra Pase.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply