Ini pidato lengkap Gubernur Zaini pada pelantikan pejabat kemarin

GUBERNUR Zaini Abdullah kemarin melantik sejumlah pajabat di lingkungan Pemerintah Aceh. Di antaranya  12 Kepala Dinas, 4  Kepala Biro,  4 Kepala Bidang, 2 Staf Ahli, 1 asisten, serta 1 Kasubbag, dan 1 Kasi, di lingkup Pemerintah Aceh, Senin 18 Februari 2013.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan mutasi pejabat ini adalah bentuk penyegaran. Dia juga mengatakan tujuannya memutasi sejumlah pejabat untuk penyegaran organisasi, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat Aceh.

Berikut pidato lengkap Gubernur Zaini Abdullah:

Puji Syukur kita persembahkan ke hadirat Allah SWT dan shalawat salam kepada Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat beliau sekalian.

Dalam beberapa bulan terakhir ini, sudah tiga kali kami melakukan pelantikan pejabat di jajaran Pemerintah Aceh, baik itu tingkat eselon II, III dan IV. Ada pelantikan yang sifatnya untuk mengisi kekosongan jabatan, ada pula pelantikan yang merupakan pergantian pejabat. Semua itu kami lakukan semata-mata untuk meningkatkan kinerja roda Pemerintahan Aceh. 

Pergantian yang berjalan selama ini sama sekali tidak mengandung unsur hukuman, tidak ada pula unsur kebencian. Yang ada hanyalah penyegaran dengan tujuan untuk menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik. Pergantian dalam sistem pemerintahan adalah sesuatu yang mutlak harus dilakukan. Kali ini juga harus dilakukan karena beberapa hal, antara lain:

1.   Pengisian para Kepala SKPA hasil pemekaran dinas dan biro lingkup Pemerintah Aceh.

2.   Pergeseran atau rotasi tugas (tour of duty),

3.   Langkah penyegaran sekaligus sebagai momentum untuk evaluasi.

Yang harus dipahami adalah, penempatan pejabat yang kami lakukan bukanlah tanpa pertimbangan yang tepat. Bapak Ibu yang kami beri amanah untuk posisi ini sudah melalui beberapa pertimbangan khusus yang kami lakukan secara internal. Jabatan yang diemban ini bukanlah  “hadiah”, bukan “hak”, dan bukan pula “kepemilikan”. Jabatan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan di kemudian hari, apalagi jabatan yang menjadi tugas baru Bapak Ibu sekalian banyak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Tentunya ini sebuah cambuk baru yang membuat Bapak Ibu semua semakin terlecut untuk bekerja lebih keras lagi.

Manfaat lainnya dari mutasi ini adalah untuk kepentingan karier dan kinerja pegawai. Dalam hal ini pergeseran jabatan perlu dilakukan untuk mendukung peningkatan pengetahuan (knowledge) dan keterampilan (skill). Di samping itu, mutasi juga dapat memotivasi kita untuk menghadapi tantangan pada tugas yang baru dan menghilangkan rasa jenuh dari tugas sebelumnya. Dengan adanya mutasi ini, diharapkan dapat memberikan keuntungan kepada masyarakat, antara lain; cepatnya pelayanan sosial, serta terpenuhinya kebutuhan sosial dalam rangka mencapai taraf kesejahteraan yang diinginkan. Oleh karena itu sekali lagi, pelantikan ini bukan saja bermakna bagi saudara sekalian, namun harus pula bermakna bagi institusi Pemerintah dan rakyat  Aceh.

Tentu kita semua pernah mendengar anggapan orang tentang buruknya kinerja di jajaran PNS Pemerintah Aceh. Terhadap anggapan seperti itu akan semakin melecut semangat kami untuk terus melakukan evaluasi diri serta perbaikan di berbagai sisi Pemerintahan Aceh untuk tahap tahap mendatang. Pelantikan pejabat yang kita lakukan hari ini juga merupakan salah satu jawaban dari upaya perbaikan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Aceh.

Untuk itu, kepada saudara-saudari yang dilantik, saya berharap saudara mampu membantu melaksanakan pengkoordinasian, pembinaan, pengendalian dan evaluasi penyelenggaraan program  dengan optimal  terhadap kegiatan di bawah kendali masing-masing. Saudara juga harus bisa bergerak cepat manakala ada hal-hal penting yang harus dilakukan segera. Setiap SKPA  harus bisa menjalin koordinasi yang baik dengan jajaran SKPA lainnya, sehingga semua program yang sudah dirancang Pemerintah Aceh bisa berjalan dengan baik, optimal dan tepat guna.

Dengan kata lain, sejak dilantik hari ini, kami minta saudara semua langsung aktif menjalankan program kerja yang efektif untuk jangka pendek, menengah dan jangka panjang. Sebagai pemimpin di tingkat SKPA, meningkatkan kinerja bawahan adalah program prioritas. Saudara juga harus dapat memberikan motivasi pada bawahan dan meningkatkan disiplin pegawai. Ingat, motivasi sangat mempengaruhi  kinerja pegawai karena dengan motivasi dapat memberi daya penggerak yang menciptakan gairah kerja. Oleh karena itu, untuk menjadi pemimpin di SKPA dan menjadi PNS yang baik, harus  berani bersikap objektif, jujur, rajin, pintar dan bertanggungjawab.

Sekali lagi ingin kami sampaikan, pelantikan hari ini merupakan jawaban dan hasil evaluasi dari kami sebagai Gubernur Aceh untuk berkomitmen menciptakan aparatur pemerintahan yang baik dan bertanggung jawab, seiring meluasnya reaksi masyarakat atas beberapa kekeliruan penempatan pejabat pada pelantikan 5 Februari 2013 lalu.

Kepada masyarakat, saya berharap untuk terus memberikan masukan secepat cepatnya terhadap pejabat yang dilantik, agar kami dapat mengambil sikap yang tepat dalam penempatan pejabat Pemerintah Aceh di tahap tahap berikutnya.

Demikian sambutan ini, mari kita semua berserah diri dan memohon segala keridhaan dari Allah SWT. Terimakasih.

 

Gubernur Aceh

  • Uncategorized

Leave a Reply