Ini Pesan Tarmizi untuk Penjabat Bupati Aceh Barat

BANDA ACEH – Penjabat Gubernur Aceh Tarmizi Karim meminta Penjabat Bupati Aceh Barat Ridwan Hasan mempelajari secara khusus aturan dan larangan bagi penjabat kepala daerah sehingga tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Permintaan itu ditegaskan Tarmizi usai melantik Ridwan di Anjong Mon Mata Banda Aceh, Rabu 25 April 2012. "Hal ini (aturan) menjadi rel bagi saudara. Jangan sekali pun pernah berpikir untuk “keluar jalur”. Karena yakinlah hal ini tidak akan membuat saudara nyaman," kata Tarmizi.

Tarmizi juga berpesan agar Ridwan selama bekerja tidak menimbulkan disharmonisasi penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Bentuk dishamornisasi dimaksud ialah memutasi pejabat, kecuali sudah sampai masa untuk diganti seperti pensiun.

"Atau secara nyata-nyata (pejabat) telah melanggar sumpah atau janji atau telah melakukan indisipliner berat, setelah terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Menteri Dalam Negeri," ujar Tarmizi.

Gubernur Aceh juga berpesan agar Ridwan mendukung dan memfasilitasi pelaksanaan pilkada putaran kedua. Selain itu Tarmizi meminta Ridwan untuk memastikan kelancaran transportasi pengiriman logistik baik sebelum hari H pemilihan, pada hari H, dan pasca pelaksanaan pilkada berjalan secara tertib serta aman tanpa gangguan apapun.

"Menjelang hari pemungutan suara saudara diharapkan selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan TNI jika dibutuhkan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban maupun gangguan pertahanan keamanan terutama jika ditemukan adanya gangguan transportasi pengiriman logistik, keamanan di TPS dan intimidasi terhadap warga dalam penggunaan hak suaranya."

Tak lupa, Tarmizi juga meminta jajaran Pemerintah Aceh Barat dan seluruh elemen masyarakat mendukung kepemimpinan penjabat bupati yang baru dilantik.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply