Ini pengakuan terdakwa judi online dalam persidangan di Lhokseumawe

TERDAKWA perkara judi online, Kuet Sien, 48 tahun, warga Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, mengakui dua kali terlibat permainan judi itu lewat situs Mbo Poker. Pengakuan tersebut disampaikan Kuet Sien dalam persidangan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Senin, 3 Juni 2013.

Sedangkan terdakwa Maulidar Iqsan, 18 tahun, warga Kandang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, membantah tuduhan akan bermain judi online atau poker. Kepada majelis hakim, Maulidar membenarkan ia ditangkap aparat kepolisian saat baru saja usai melakukan transaksi uang Rp20 ribu ke situs permainan judi online jaya poker.

Namun, kata Maulidar, proses transaksi tersebut dilakukannya hanya membantu temannya untuk bermain judi poker tersebut. Kata dia, akun untuk bermain poker itu milik temannya, tapi dibuat menggunakan alamat emailnya.

Ia menyatakan tidak pernah bermain poker dan tidak tahu cara permainan. Kedatangannya ke warung internet tempat ia ditangkat, kata maulidar, hanya untuk bermain point blank atau PB. Maulidar juga mengaku lupa duduk di bilik nomor berapa saat ditangkap polisi.

Setelah memeriksa kedua terdakwa itu, majelis hakim dipimpin Hakim Ketua Inrawaldi SH MH didampingi Hakim Anggota Zulkarnain SH MH dan Deny Syahputra SH MH, menunda persidangan sampai Senin, 10 Juni 2013 dengan agenda mendengar tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diberitakan sebelumnya, dua terdakwa perkara judi online disidangkan di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Senin, 3 Mei 2013. Dalam sidang itu, JPU menghadirkan enam saksi untuk memberi keterangan di hadapan majelis hakim.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply