Ini Pengakuan Otak Pelaku Perampokan Berkapak di Aceh Utara

TANAH JAMBO AYE – Mengaku kesal dan sakit hati karena dinilai terlalu sombong, membuat FZ (42) merampok Neti (33) warga Lampoh U, Kota Panton Labu Aceh Utara, 27 Agustus 2012 lalu. Menurut FZ selaku otak pelaku perampokan berkapak tersebut, Neti kerap memamerkan perhiasan di depan umum.

Pengakuan itu dikatakan FZ kepada penyidik Kepolisian Sektor Tanah Jambo Aye. Ia juga menjelaskan, dirinya memerintahkan HR untuk merampok Neti. Namun HR menolak dengan dalih takut. Kemudian, FZ memerintahkan dua temannya yang lain, FD dan BD yang kini masih buron.

“FZ mengakui bahwa dirinya adalah otak pelaku. Sementara HR ikut menerima uang dari hasil penjualan emas tersebut oleh tersangka FD,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Tanah Jambo Aye Iptu Mukhtar, kepada The Atjeh Post, Jumat 12 Oktober 2012.

Kata dia, pelaku perampokan dan yang menganiaya korban serta anak perempuannya adalah FD dan BD.

"Keduanya masih buron dan terus diburu oleh petugas.”

Seperti yang diketahui, Polsek Tanah Jambo Aye berhasil meringkus dua lelaki yang diduga sebagai pelaku perampokan berkapak di rumah milik Neti (33), di Dusun Lampoh U, Kota Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, 27 Agustus 2012 lalu.

Dua pelaku yang diringkus masing-masing, FZ (42), serta rekannya HR (24) warga Desa Tanjong Ara. Mereka diringkus Selasa 9 Oktober 2012 lalu, dini hari di rumahnya masing-masing. Namun karena pengembangan, kasus ini baru dapat dipublis Jumat 12 Oktober 2012.

Sebelumnya, Rajali Amin, suami korban juga sempat menduga pelaku yang merampok perhiasan emas milik istrinya merupakan warga setempat.

“Pelaku mengetahui nama saya. Pelaku juga tahu saya sedang tidak di rumah. Ditambah lagi saat mereka merampok rumah saya, suasana lingkungan dusun kami sepi karena warga sedang salat magrib,” ujar Rajali Amin, kepada The Atjeh Post, Selasa 28 Agustus 2012 lalu.(bna)

Berita sebelumnya:

Polisi Ringkus Dua Pelaku Tersangka Perampokan

  • Uncategorized

Leave a Reply