Ini Pengakuan Janda Penyelundup Ganja

ROSMANI, 34 tahun, janda dua anak mengaku nekat menyelundupkan ganja ke Rutan Lhoksukon, Aceh Utara karena butuh biaya sekolah anaknya.

“Saya butuh duit untuk biaya wisuda anak saya yang TK. Saya butuh Rp150 ribu, namun dibayar Rp200 ribu sekalian untuk ongkos. Ini untuk biaya pulang pergi saja saya tidak punya ongkos,” ujar Rosmani, warga Gampong Rayeuk Jawa, Kecamatan Geuredong Pase kepada ATJEHPOSTcom di Rutan Lhoksukon, Rabu, 11 Juni 2014.

Ditambahkan Rosmani, ganja itu diperolehnya dari seseorang. Ia mengaku menyembunyikan ganja di celana dalam agar tidak diketahui petugas.

“Harganya Rp150 ribu, tetapi saya minta kurang menjadi Rp100 ribu. Uangnya pun belum saya kasih, janjinya sepulang dari rutan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Rosmani, 34 tahun, warga Gampong Rayeuk Jawa, Kecamatan Geuredong Pase, Aceh Utara ditangkap petugas saat mencoba menyelundupkan ganja kering ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, pukul 10.00 WIB pada Rabu 11 Juni 2014.

Wanita yang berstatus janda anak dua itu datang berkunjung menemui kekasihnya, Edi Usmawar bin Usman, 30 tahun yang merupakan narapidana kasus narkotika. Narapidana tersebut sedang menjalani subside pengganti denda dan akan segera bebas pada 30 Juni 2014 mendatang.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply