Ini Pembahasan Sementara R-APBK Simeulue 2013

SINABANG – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (R-APBK) Simeulue tahun 2013, masih berlangsung alot dan perlu perbaikan dari Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) setempat, Senin 17 Desember 2012.

Dalam pembahasan tersebut, berdasarkan data yang diterima ATJEHPOSTcom, pendapatan daerah Simeulue sebesar Rp375,6 miliar. Jumlah ini belum ditambah Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara setelah penambahan DAU dan DAK, nominal tersebut naik menjadi Rp480,3 miliar.

Dana tersebut terdiri dari PAD sebesar Rp17,4 miliar, pajak daerah sebesar Rp2,1 miliar, dan retribusi daerah sebesar Rp9,2 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp2,29 miliar, serta lain-lain pendapatan yang sah Rp2,1 miliar.

Untuk dana perimbangan kabupaten Simeulue, naik dari Rp339 miliar menjadi Rp443,3 miliar. Dana bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp28,9 miliar, sementara DAU sebesar Rp310 miliar bertambah menjadi Rp345,2 miliar.

Dalam R-APBK Simeulue tahun 2013, DAK direncanakan sebesar Rp69,2 miliar, serta lain-lain yang sah sebesar Rp19,5 miliar. Terkait dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerintah daerah lainnya sebesar Rp7,2 miliar, dana penyesuaian otonomi khusus sebesar Rp12,3 miliar.

Untuk R-APBK Belanja Langsung, sebelum DAU dan DAK Simeulue mencapa Rp229 miliar. Setelah ada penambahan DAU dan DAK menjadi Rp236,6 miliar.

Belanja langsung tersebut terdiri dari Belanja Pegawai Rp208 miliar naik setelah penambahan menjadi Rp222.6 miliar.

DPRK Simeulue juga merencanakan bantuan hibah di tahun 2013 sebesar Rp6,28 miliar, bantuan sosial sebesar Rp3,050 miliar, dan bantuan keuangan sebesar Rp4,130 miliar. Sementara untuk dana tidak terduga, pemerintah kabupaten Simeulue menurunkan dananya menjadi Rp5 ratus juta setelah sebelumnya mencapai Rp7,25 miliar.

Tak hanya dana tidak terduga, pengurangan anggaran juga terjadi di belanja langsung Kabupaten Simeulue. Sebelum DAU dan DAK, dana ini senilai Rp147 miliar. Namun setelah ditambahkan DAU dan DAK menjadi Rp244 miliar. Belanja Pegawai Rp28,3 miliar, Belanja Barang Jasa sebesar Rp119 miliar, belanja modal (sharing) sebesar Rp94,6 miliar.

Sementara untuk Penerimaan Pembiayaan, R-APBK Simeulue 2013 mewacanakan sebesar Rp2 miliar, Pengeluaran Pembiayaan Rp1,5 miliar, Penyertaan Modal PT Bank Aceh sebesar Rp1 miliar, dan Penyertaan Modal untuk PDAM sebesar Rp500 juta.

Dari sejumlah rincian pembahasan R-APBK Simeulue itu, masih digodok antara DPRK dan Tim TAPK setempat.

"Saat ini masih di godok di dewan, tim Banggar dan lintas komisi dewan," kata Ketua Komisi B Bidang Ekonomi DPRK Simeulue, Rapian pada Senin 17 Desember 2013 sore. [bna]

  • Uncategorized

Leave a Reply