Ini Kata Timses Muslim Hasballah Soal Pemukulan

LANGSA – Terkait pemukulan yang terjadi pada Minggu kemarin, 25 Maret 2012, di Desa Alue Sentang, Birem Bayeun, Aceh Timur, tim sukses Muslim Hasballah dan Marwi Umar mengatakan mereka menghormati proses hukum yang sedang ditangani Kepolisian Resor Langsa.

"Kami menghormati penegak hukum dan persoalan ini sudah di tangan kepolisian," ujar Ketua Dewan Pengarah Muslim Marwi Center atau MMC Mohd Jully Fuady, kepada The Atjeh Post lewat telepon selular, Senin 26 Maret 2012.

Menurut Jully, bentrokan yang terjadi kemarin tidak terpisahkan dari gesekan dan benturan di lapangan yang sudah lama muncul dan butuh penanganan cepat oleh polisi.  Sebagai penegak hukum, kata Jully, polisi harus membuktikan kepada para kandidat dan masyarakat bahwa penegakan hukum itu ada dan efektif supaya perjalanan pilkada bisa demokratis dan beradab.

"Karena tanpa penegakan hukum atas pelanggaran-pelanggaran yang sudah terjadi secara cepat dan adil, maka kita semua sedang menunggu bom waktu yang setiap saat akan meledak," ujar Jully. Jika polisi cepat menangani sejumlah kasus pelanggaran pilkada, kata dia, dan ada efek jeranya, maka anarkisme akan mudah teratasi. []

Berita Sebelumnya:

Ketua PA Aceh Timur Kutuk Pemukulan Terhadap Anggotanya

  • Uncategorized

Leave a Reply