Ini kata Kepala Dinas Syariat Islam soal Qanun Jinayah

QANUN Syariat Islam akan diberlakukan secara komprehensif atau menyeluruh di Aceh. Bukan hanya qanun jinayat, muamalat dan munakahat saja. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam, Syahrizal Abbas kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 20 Februari 2013.

Pelaksanaan Syariat Islam, kata dia, merupakan tanggung jawab bersama baik pemerintah maupun masyarakat.

"Dimana Qanun syariat Islam harus dilaksanakan dengan baik supaya menjadi panutan bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, qanun ini juga akan diupayakan memasukkan semua materi dalam Alquran dan hadist untuk diterapkan di Aceh.

"Tetapi melihat minimnya pelaksanaan syariat, qanun syariat Islam perlu dilakukan penyesuaian seperti qanun jinayah,” ujarnya.

Syahrizal Abbas mengatakan, dengan adanya qanun ini nantinya aliran-aliran yang dianggap sesat seperti Millata Abraham dan pengaruh seks bebas bisa dicegah.

"Di qanun syariat Islam inilah mampu membentengi dan mencegah itu semua. Setiap keluarga atau siapapun  di harapkan berpartisipasi dan ikut serta dalam melaksanakan qanun, menjalankan qanun dengan aqidah, keyakinan dan ideologi," tuturnya.

Menurut Syahrizal Abbas, produk qanun bukan sarana penghukuman tetapi merupakan akar dan nilai edukasi meskipun pidananya tidak bisa terpisahkan.

“Yang akan kita bangun adalah ajaran rahmatanlilalamin penuh dengan kearifan lokal, bisa dirasakan maslahahnya oleh orang Aceh, nasional maupun internasional,” ujarnya.[](bna)
 

  • Uncategorized

Leave a Reply