Ini kata Kasat Lantas Lhokseumawe tentang kecelakaan maut labi-labi

KEPALA Satuan Lalu Lintas Polres Lhokseumawe AKP Edwin menyebutkan pihaknya akan melakukan penyelidikan dan penyidikan  terkait tewasnya tiga orang saat kecelakaan mobil labi-labi, di kawasan Simpang Asmi, Lhokseumawe, siang tadi, Minggu, 28 April 2013.

“Kita akan melakukan penyelidikan dan penydikan lebih lanjut terhadap sopir. Kita sedang menunggu kondisi sopir membaik, saat ini masih dirawat di Rumah Sakit PMI,” kata Edwin saat dihubungi ATJEHPOSTcom.

Edwin menambahkan, kemungkinan besar sopir labi-lobi itu, Edi Munandar, 37 tahun, warga Dayah Tuha, Syamtalira Bayu, Aceh Utara, akan ditetapkan sebagai tersangka. “Karena akibat kelelaiannya menyebabkan orang lain meninggal dunia,” katanya.

Menurut dia, polisi lalu lintas sudah mengamankan mobil angkutan kota tersebut ke Unit Kecelakaan (Laka) di Markas Polsek Muara Dua, Lhokseumawe.

Diberitakan sebelumnya, mobil labi-labi (angkutan kota) bernomor polisi BL 1963 NB jurusan Geudong, Aceh Utara-Lhokseumawe, mengalami kecelakaan maut di kawasan Simpang Asmi, Lhokseumawe, Minggu, 28 April 2013, tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Tiga penumpang tewas setelah labi-labi itu menabrak pohon.

“Mobi labi-labi itu ngebut, gara-gara menghindari sepeda motor, lalu mobil itu menghantam pohon, dua pohon ditabrak,” ujar salah seorang saksi mata kejadian tersebut saat ditemui ATJKEHPOSTcom sekitar setengah jam setelah kejadian.

Menurut dia, dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan satunya lagi meninggal saat tiba di Rumah Sakit Kasih Ibu, Simpang Kutablang, Lhokseumawe, sekitar 150 meter dari  lokasi kejadian.

Tiga korban tewas adalah, Arsila, 12 tahun, warga kompleks Mutiara Indah, Alu Awe, Lhokseumawe, Marzuki Ismail, 51 tahun, warga Matang Mameh, Samalanga, Bireuen dan Mustafa, 35 tahun, warga Blang Pria, Geudong, Samudra, Aceh Utara. Mustafa merupakan kernet labi-labi itu, saat kejadian ia duduk di samping sopir.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply