Ini kata HMI Lhokseumawe soal kontes Miss World di Indonesia

KETUA Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara Muhammad Nasrullah menyayangkan kontes Miss World  diselenggarakan di Indonesia. Ia menilai penyelenggaraan Miss World 2013 di Indonesia melukai hati umat Islam di republik ini.

“Seharusnya kita membantu dan mendoakan saudara kita yang sedang mengalami musibah  seperti di Mesir, Suriah, Yaman dan Tunisia dengan anggaran yang digunakan untuk penyelenggaraan Miss World di Indonesia. Umat muslim sedang berduka, kok kita malah berpesta pora,” kata dia melalui rilis, Senin hari ini.

“Secara komersial penyelenggaraan Miss World hanya menguntungkan pihak penyelenggara, perusahaan kosmetik, dan para perancang busana yang sama sekali tidak memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat Indonesia. Dan ini hanya terkesan untuk menghambur-hamburkan uang saja,” ujar Muhammad Nasrullah.

Belajar dari pengalaman, kata Nasrullah, kita bisa melihat bagaimana kontroversi pelaksanaan Miss World yang sempat terjadi Negeria. Warga muslim di sana, kata dia,  menolak karena perwakilannya diklaim melakukan perzinahan. Namun kontes tetap dilaksanakan hingga terjadi kekerasan yang mengakibatkan 200 orang meninggal. Akhirnya kontes dipindahkan ke London.

“Negara di Asia menganggap kontes Miss World bertentangan dengan budaya yang dianut Negara Timur. Soalnya kontes ini sering memamerkan aurat perempuan yang bertentangan dengan nilai-nilai agama serta menurunkan harkat dan martabat perempuan sebagai manusia,” katanya.

“Hanya tiga Negara Asia saja yang berani menjadi tuan rumah penyelenggaraan Miss World dengan berbagai kontroversi yang terjadi saat itu, yaitu; Cina, India dan Indonesia saat ini,” kata Nasrullah.

Oleh karena itu, HMI Lhokseumawe-Aceh Utara mengharapkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengambil tindakan tegas dengan menghentikan Miss world yang sedang dilaksanakan di Indonesia. “Kami juga berharap agar semua Ormas Islam menyuarakan persoalan ini agar citra Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim dihargai di mata dunia,” ujar Nasrullah.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply