Ini Jamur Penyebab 14 Warga Aceh Tengah Keracunan

TAKENGON – Sebanyak 14 Warga Gampong Kuyun Toa, Kecamatan Celala Aceh Tengah keracunan jamur, Selasa 28 Agustus 2012. Saat ini mereka sedang di rawat di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon.

Ternyata, ke 14 warga tersebut menyantap jamur yang tumbuh di tanah di sekitar kebun kopi Gampong setempat. Masyarakat biasanya mengkonsumsi jamur yang tumbuh di pohon kopi.

Kejadian bermula pada Selasa sore 28 Agustus 2012 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, Ina Sarina sedang memasak rumahnya. Tiba-tiba muspika (12) tiba membawa jamur dalam jumlah banyak. Jamur tersebut di ambilnya di bawah batang kopi di kebun mereka.

“Kemudian Inan Sarina memasak jamur tersebut. Setelah masak, lantas Inan membagikan pada tetangganya,” kata Johan (31), keluarga korban, kepada The Atjeh Post Rabu 29 Agustus 2012 di RSU Datu Beru Takengon.

Kemudian kata Johan, sekitar pukul 19.30 WIB, mereka makan malam berlauk jamur hasil masakan Inan. “Berselang 15 menit setelah makan malam, tiba-tiba ada yang mengalami mual, pening dan muntah,” katanya.

Jumlahnya, kata Johan, terus bertambah. Lantas langsung di bawa ke Poskesdes Bidan yang ada di kampung Kuyun Toa. “Tetapi Bidan tidak mampu menangani dan langsung di rujuk ke RSU Datu Beru Takengon,” sebut Johan.

Sementara itu, kata Johan, menurut keterangan yang di dapat dari Muspika, jamur tersebut diambil di bawah pohon kopi yang tumbuh di tanah di kebun mereka.

“Mereka disana sering memakan jamur, karena rasa jamur enak, itupun jamur yang tumbuh langsung di batang kopi, tanpa diketahui jamur yang dibawa oleh mustika itu adalah jamur yang hidup di tanah yang berada di bawah batang kopi”, ujar Johan.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply