Ini Hasil Visum Mahasiswa Aborsi

MATANGKULI – Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik terhadap VH, 20, mahasiswi yang diduga melakukan aborsi bersama kekasihnya NW, dr Achriani Fitri dari Puskesmas Matangkuli, Aceh Utara, menyatakan bahwa benar VH telah melahirkan bayi perempuan premature dengan usia kandungan 28 pekan.

“Bayi itu lahir selamat Selasa 1 Mei 2012 pukul 10.00 WIB, dan meninggal dunia pukul 16.30 WIB, di hari yang sama,” terang dr Achriani Fitri dari hasil visumnya.

Kata dia, ciri-ciri fisik wanita setelah melahirkan dapat dilihat dari beberapa indikasi, seperti payudara si ibu membesar sebagai bagian dari proses laktasi (menyusui), fundus uteri dua jari di bawah perut, dan uterus terjadi pembukaan.

Menurut dr Achriani, visum itu dilakukan sesuai permintaan dari Unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Aceh Utara.

Seperti yang diketahui, Penyidik unit Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Aceh Utara telah memintai keterangan lima saksi, terkait kasus aborsi yang dilakukan sepasang mahasiswa di Aceh Utara dengan bantuan dukun beranak. Hari ini, 3 Mei 2012, ketiganya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Tiga tersangka itu masing-masing, NW, 21 tahun, kekasihnya VH, 20 tahun, mahasiswi sebuah universitas di Lhokseumawe, dan J, dukun beranak yang diduga melakukan aborsi. []

  • Uncategorized

Leave a Reply