Ini Hasil Visum Dua Anak yang Meninggal Tenggelam di Aceh Utara

LHOKSUKON – Hasil visum terhadap dua anak berusia lima tahun yang ditemukan meninggal di alur irigasi Desa Trieng, Lhoksukon, Jumat, 2 maret 2012 sore menunjukkan bahwa tidak ditemukan bekas luka atau tindak kekerasan lainnya di tumbuh korban. Kuat dugaan korban meninggal karena tenggelam, mengingat mereka masih kecil dan tidak bisa berenang.

Hal itu diungkap H Ajiman, Kepala IGD Puskesmas Lhoksukon. Kepada The Atjehpost, Ajiman mengatakan, usai divisum, kedua korban telah kembali dibawa pulang ke rumah duka di Meunasah Manyang, KM I, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

“Jasad Firdaus tiba lebih awal. Selang satu jam kemudian disusul jasad Saidil Ambiya,” tutupnya.

Sebelumnya, dua anak berusia lima tahun ditemuka meninggal dunia di alur irigasi Desa Trieng, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Kedua korban adalah warga desa Meunasah Manyang, KM I. Masing-masing Firdaus,  ditemukan pukul 17.00 WIB di alur irigasi Desa Trieng, dan temannya Saidil Ambiya, 5, ditemukan pukul 17.50 WIB, di alur irigasi perbatasan Desa Trieng dan Desa Meunje, kecamatan yang sama. []

  • Uncategorized

Leave a Reply