Ini hasil rapat DPR Aceh dengan Tim Anggaran Pemerintah

RAPAT Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dengan Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA) hanya melakukan persentase tentang KUA-PPAS 2014 dan juga persentase KUA-PPAS Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Perubahan 2013.

Demikian disampaikan Anggota Badan Anggaran DPR Aceh, Teungku Anwar Ramli kepada ATJEHPOStcom, Rabu, 17 Juli 2013.

"Tim TAPA hanya mempersentasekan kepada kita, hasil persentase akan kita rapatkan kembali nanti bersama-sama," ujar Anwar Ramli.

Kemudian Anwar Ramli menjelaskan harus dilakukan APBA-Perubahan tahun 2013 ini. Pasalnya, kata dia, banyak anggaran yang tertahan seperti dana bantuan sosial dan dana hibah. Selain itu, di APBA 2013 juga banyak dana bantuan sosial (Bansos) dan dana hibah yang tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 tahun 2011.

"Ada sebanyak Rp1,4 triliun dana Bansos dan dana Hibah yang tidak bisa dicairkan. Maka hal itu harus dipecahkan di APBA-Perubahan 2013," katanya.

Teungku Anwar Ramli juga menyebutkan kendala lain menyoal Bansos dan dana Hibah, yaitu soal Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 93 tahun 2012 tentang belanja hibah dan bantuan sosial.

"Itu adalah Pergub maut, sehingga susah mencairkan anggaran dana hibah dan bansos seperti saat ini. Dalam Pergub itu disebutkan tentang dilakukannya verifikasi terhadap anggaran," kata Anwar Ramli seraya berharap agar Pergub 93 tersebut dapat direvisi kembali.[](bna)

  • Uncategorized

Leave a Reply