Ini dampak ekonomi dari pelabuhan peti kemas Malahayati

KEPALA Biro Ekonomi Setda Aceh T Sofyan mengatakan, Pemerintah Aceh sudah memiliki perjanjian kerjasama dengan PT Pelindo I tentang pengelolaan sistem angkutan peti kemas dari dan ke Pelabuhan Malayahati.

"Multiplier effect dari Malahayati sebagai pelabuhan peti kemas dapat dimanfaatkan oleh pengusaha di Aceh dengan langsung membawa barangnya dari luar ke Aceh," ujar Sofyan kepada ATJEHPOSTcom, Jumat malam, 17 Mei 2013.

Dengan adanya pelabuhan peti kemas di Malahayati, kata dia, pengusaha Aceh bisa mengurangi jalur pengiriman barang.

"Kalau dulu setelah membeli barang di Jakarta misalnya, ada tiga titik yang harus dilalui, yaitu Tanjong Priok-Belawan-Aceh. Tapi dengan diaktifkan pelabuhan Malahayati, jalurnya bisa berkurang jadi Tanjong Priok-Aceh,” ujar Sofyan.

Menurut Sofyan, dampak dari Pelabuhan Malahayati juga bisa dirasakan di kalangan menengah ke bawah, seperti munculnya pusat-pusat ekonomi masyarakat setempat di sekitar pelabuhan.

"Di samping juga lahan-lahan masyarakat di sekitar pelabuhan akan bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk membangun gudang misalnya. Ini tentu saja bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat," ujar Sofyan.

Kemarin, dua unit truk container didatangkan dari Belawan ke Pelabuhan Malahayati, Aceh Besar, Jumat 17 Mei 2013. Kedua unit truk container itu merupakan salah satu sarana mewujudkan Pelabuhan Malahayati yang akan dilengkapi fasilitas kran peti kemas.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan Pemerintah Aceh siap mensubsidi dana untuk menunjang efektivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Malahayati.

"Subsidi dana dari pemerintah tetap ada untuk masa beberapa tahun, hingga pelabuhan bangkit," ujarnya usai menandatangani perjanjian kerjasama antara Pemerintah Aceh dengan PT Pelindo I dan PT Alkan Abadi di ruangan serba guna kantor Gubernur Aceh, Senin 11 Maret 2013.[](rz)

Baca Juga:
Mengemas peti di Malahayati

  • Uncategorized

Leave a Reply