Ingin Masuk ke Lokasi Kebakaran, Mobil Pemadam Dihadang di Plimbang

BIREUEN – Mobil pemadam kebakaran Kabupaten Bireuen yang hendak menuju ke lokasi bentrokan di gampong Jambo Jalan, Plimbang, Bireuen, saat ini tidak bisa menuju ke lokasi karena dihadang oleh warga.

Petugas pemadam kebakaran tersebut hendak menuju ke lokasi bentrokan karena adanya laporan terjadi kebakaran di lokasi bentrokan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Agussalim, yang dihubungi ATJEHPOST.com menyatakan saat ini seluruh armada pemadam yang dikerahkan masih bertahan di Pos Polisi Plimbang. "Pemadam tidak bisa masuk, masih terus kita komunikasikan dengan aparat polisi," kata Agussalim.

Sebelumnya, diduga di lokasi bentrokan di gampong Jambo Jalan, Kecamatan Plimbang, Bireuen, terjadi kebakaran, Sabtu 17 November 2012. Menurut informasi dari warga Plimbang yang dihubungi ATJEHPOSTcom melalui telepon seluler, kebakaran itu terjadi akibat bentrokan antar dua kelompok warga.

Sebelumnya diberitakan, lima warga dari Kecamatan Pandrah dan Plimbang dilarikan ke Rumah Sakit Dr. Fauziah Bireuen karena terkena bacokan parang. Satu orang dari mereka dikabarkan kritis. Sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia.

Satu orang yang meninggal adalah M Nur, 35 tahun, warga gampong Paloh Pupu, Plimbang. M Nur meninggal di Puskesmas Jeunieb, Bireuen.

Bentrokan diduga terjadi antar dua kelompok warga. Lokasi bentrokan di Gampong Jambo Jalan, Kecamatan Plimbang Bireuen.

Salah seorang korban yang dijumpai ATJEHPOSTcom di Rumah Sakit Dr. Fauziah mengatakan bentrokan terjadi ketika sekelompok warga menghampiri sebuah rumah di gampong itu sekitar pukul 22.00 wib, Jumat malam, 16 November 2012.

"Kemudian terjadilah bentrokan antara kelompok yang menghampiri rumah itu dengan kelompok warga yang berada di dalam rumah," kata Saiful Bahri, korban yang dijumpai ATJEHPOSTcom.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab terjadinya bentrokan. ATJEHPOSTcom masih mencoba menghubungi aparat kepolisian dari Posek Plimbang dan Polres Bireuen. Tapi sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban konfirmasi.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply