Inggris masukkan program kuliah online secara global

Proyek kuliah online terbesar di Inggris telah diluncurkan, dan lebih dari 20 universitas menawarkan kuliah online gratis. Siswa dapat mengikuti kursus pada tablet seperti iPad dan telpon seluler.

Seperti dilansir BBCNews, proyek kuliah online, yang disebut FutureLearn akan menempatkan sejumlah perguruan tinggi di Inggris untuk memasuki pasar global yang disebut Moocs atau dikenal dengan istilah kuliah online massal terbuka.

Pengajaran melalui online ini, menurut Menteri urusan universitas, David Willets, merupakan "revolusi terhadap tatacara convensional dalam model pendidikan resmi," katanya kemarin Rabu 18 September 2013.

Dalam pidatonya yang berlangsung di British Library, Willets mengatakan perluasan akses ke dunia pendidikan tinggi saat ini tidak lagi terkungkung dalam ruangan gedung kampus.

 "Ini merupakan suatu langkah revolusi terhadap cara konvensional dalam model pendidikan resmi,"

Menurutnya, program FutureLearn ini juga akan membantu permintaan masyarakat dunia yang belum terpenuhi dalam program universitas, utamanya para siswa di luar Inggris.

Kuliah melalui internet yang melibatkan 21 perguruan tinggi di Inggris, ditambah Trinity College Dublin dan Monash University di Australia yang telah menawarkan program studi yang diajarkan dan dinilai melalui internet. Sejumlah universitas di Inggris yang melibatkan diri dalam program kuliah online tersebut, diantaranya, Birmingham, Sheffield, Leeds, Nottingham, Warwick, Bristol, Reading, Southampton dan Universitas Terbuka.

Sementara, British Library, British Museum dan British Council akan membuat materi untuk para siswa. Peluncuran proyek kuliah online dikenalkan setelah universitas-universitas di Inggris setahun lalu mengakui adanya penurunan 54.000 mahasiswa yang mulai kuliah pada 2012 lalu, tahun pertama penerapan peningkatan biaya kuliah sekitar 300% menjadi 9.000 Poundsterling dalam setahun.

Kuliah melalui internet meningkat tinggi di Amerika Serikat dengan mata kuliah yang disebut Massive Open Online Courses atau MOOC. Proyek online bersama yang ditawarkan oleh universitas besar Amerika, termasuk Harvard, Stanford dan MIT, menarik minat jutaan mahasiswa.

Proyek semacam ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak mahasiwa dengan biaya kuliah yang jauh lebih murah.[] ihn

  • Uncategorized

Leave a Reply