Indonesia dan Tiongkok Bertanggung Jawab Dalam Menjaga Keamanan Kawasan

Sebagai dua negara besar di kawasan Asia, Indonesia dan RRT bertanggungjawab dalam menjamin keamanan, kestabilan dan kesejahteraan kawasan melalui kerjasama erat, baik di tingkat bilateral maupun regional.
 
Demikian salah satu kesepakatan Menko Polhukam RI Djoko Suyanto dan State Councilor RRT Dai Bingguo dalam Dialog Bilateral ke-3 antara Menko Polhukam RI dengan State Councilor RRT di Beijing, RRT, tanggal 28 Februari 2012 lalu.
 
Kedua pemimpin ini juga sepakat bahwa sejak kedua negara menjalin kemitraan strategis di tahun 2005, hubungan kerjasama bilateral kedua negara meningkat tajam.
 
Ditengah-tengah situasi krisis yang melanda dunia, Indonesia dan RRT meyakini bahwa kemitraan strategis antara kedua negara mampu meminimalisir dampak krisis dan bahkan menciptakan peluang untuk mengatasi krisis tersebut.
 
Oleh karena itu, melalui Dialog Bilateral ke-3 ini, Menko Polhukam RI dan State Councilor RRT mendorong kedua negara untuk mengembangkan kerjasama di bidang politik, hukum, pertahanan, ekonomi, perdagangan dan sosial budaya, melalui revitalisasi mekanisme kerjasama bilateral yang ada.
 
Pelaksanaan Dialog Bilateral ke-3 sendiri dinilai sukses oleh PM RRT Wen Jiabao. Hal ini beliau sampaikan ketika menerima kunjungan kehormatan Menko Polhukam RI pada hari yang sama.
 
PM RRT Wen Jiabao memuji keputusan Menko Polhukam RI dan State Councilor RRT, Dai Bingguo, yang merubah waktu pertemuan Dialog Bilateral dari 2 tahunan menjadi 1 tahun sekali, guna mengantisipasi kecenderungan meningkatnya hubungan Indonesia – RRT serta dalam upaya menghadapi tantangan-tantangan yang lebih besar di masa mendatang.
 
Selanjutnya PM Wen memberikan arahan atas 4 area kerjasama Indonesia dan RRT yang perlu dikembangkan yaitu bidang Kerjasama Politik, Kerjasama Ekonomi, Kerjasama Regional dan Kerjasama Internasional.
 
Hal lain yang menambah bobot keberhasilan Dialog Bilateral ke-3 ini adalah disepakatinya pembentukan sebuah kelompok kerja yang menangani bidang penegakan hukum dan keamanan umum, termasuk warga kedua negara yang tengah menjalani proses hukum.
 
Kesepakatan ini dicapai dalam working dinner antara Menko Polhukam RI dengan State Councilor RRT Bidang Penegakan Hukum dan Ketertiban Umum, Meng Jianzhu. Untuk membahas masalah tersebut dan meningkatkan hubungan kerja, Menko Polhukam RI juga mengundang Meng Jianzhu berkunjung ke Indonesia.
 
Dalam kesempatan Dialog Bilateral ke-3 ini, dimunculkan pula usulan pembentukan crisis management center atas inisiatif  Indonesia, untuk menangani berbagai permasalahan krisis bersama di kawasan.
 
Forum Dialog Bilateral antara Menko Polhukam RI dan State Councilor RRT ini merupakan forum mekanisme dialog bilateral tertinggi di antara kedua negara. Forum dialog yang selama ini diselenggarakan secara 2 tahunan, dibentuk pada tahun 2006 sebagai pelaksanaan dari Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis kedua negara.
 
Forum ini merupakan forum penting dalam mengkoordinasikan berbagai kerjasama bidang politik, hukum dan keamanan serta berkontribusi dalam memajukan kemitraan strategis kedua negara. Dialog bilateral ke-4 akan dilaksanakan di Indonesia pada tahun 2013.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply