IMM Aceh Kecam Pelempar Granat Kantor PA

DEWAN Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Aceh mengecam keras pelaku penggranatan Kantor Dewan Pimpinan Sagoe (DPS) Partai Aceh (PA) Lueng Bata, Banda Aceh, Selasa malam 11 Maret 2014.

Ketua Umum IMM Aceh, Arif Pribadi, menilai tindakan tersebut menandakan masih ada pihak yang tidak ingin Aceh aman dan damai.

“IMM Aceh mengutuk segala tindakan kekerasan yang terjadi di Aceh, termasuk pengranatan Kantor PA Lueng Bata,” kata Arif kepada ATJEHPOSTcom.

Menurutnya, pelaku pengranatan sudah mengusik rasa aman yang selama ini terjaga. Begitupun, masyarakat Acehtidak ingin lagi konflik berulang di Aceh. “Masyarakat hanya ingin Aceh selalu dalam keadaan damai,” ujarnya.

Itu sebabnya, dia berharap pihak kepolisian mengusut tuntas dan menemukan pelaku kekerasan dan pelemparan granat. “Kita minta polisi pro aktif dalam menindak berbagai kasus kekerasan yang mencederai rasa aman jelang Pemilu,” ujarnya.

Dikatakan Arif, selama tahun 2014, suhu perpolitikan jelang Pemilu sangat memanas dan sadis. Selain terjadinya pengrusakan dan pembakaran alat peraga kampanye, juga telah menewaskan tiga orang secara sadis. Bahkan, Polri telah menetapkan Aceh dalam zona rawan kekerasan politik secara nasional.

Itu sebabnya, Arif meminta kepada peserta Pemilu untuk bertarung dengan cara yang santun dan sehat dalam meraih simpatisan rakyat. “Jangan korbankan nyawa untuk mendapatkan satu suara,” kata dia.

Tak hanya itu, Arif juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga keutuhan perdamaian Aceh dengan menahan diri dari sikap anarkisme dan premanisme jelang Pemilu 2014.

Laporan Masrizal Zairi

  • Uncategorized

Leave a Reply