Imigrasi Cekal Angelina Sondakh

Dirjen Imigrasi hari ini resmi mencekal politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh dan PDI Perjuangan I Wayan Koster untuk bepergian ke luar negeri, menyusul permintaan cekal yang diajukan oleh Ketua KPK Abraham Samad.

"Atas permintaan KPK yang telah mengajukan secara resmi permintaan cekal Angelina Sondakh dan Wayan Koster, saya langsung memerintahkan Dirjen Imigrasi untuk melakukan pencekalan mulai efektif hari Jumat (03/02) ini," kata Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, dalam rilis kepada sejumlah media, Jumat, 3 Februari 2012.

Terhadap informasi ini belum ada komentar dari Angelina dan Koster. Sementara, BBC Indonesia sejauh ini belum bisa menghubungi pihak Imigrasi.

Angelina Sondakh dan I Wayan Koster selama ini disebut-sebut terlibat dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games. Sejumlah saksi dalam persidangan terhadap tersangka Nazarudin, menyebut dugaan keterlibatan Angelina dalam kasus tersebut.

Saksi itu antara lain adalah Mindo Rosalina, salah-seorang direktur perusahaan yang dipimpin Nazaruddin, tersangka utama kasus senilai Rp 191 miliar. Para saksi itu mengungkapkan, ada aliran dana kepada Angelina dan Koster secara bertahap dengan total Rp 5 miliar.

Sementara itu menanggapi pencekalan itu, anggota dewan pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, mengatakan kepada BBC Indonesia bahwa partai mendukung keputusan itu.

"Kita dukung upaya penegakan hukum. Siapa pun tidak masalah. Kita tidak membela orang tapi yang kita bela partai dan negara," kata Mubarok.

Juru bicara KPK Johan Budi dalam berbagai kesempatan mengatakan, keterangan para saksi itu dalam kasus Wisma Atlet ini akan menjadi bahan bagi KPK untuk mengembangkan kasus tersebut.

Angie dan Koster pernah beberapa kali diperiksa KPK, tetapi keduanya selalu membantah terlibat.

Rencananya Jumat (03/02) sore ini, KPK akan mengumumkan tersangka baru dalam kasus Wisma Atlet SEA Games. | sumber: BBC

  • Uncategorized

Leave a Reply