Illiza Pimpin Aksi Warga Banda Aceh Kutuk Israel

WALI Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal SE memimpin aksi warga Banda Aceh mendukung Palestina dan mengutuk keras serangan Israel ke jalur Gaza. Aksi yang diikuti ribuan warga Banda Aceh ini digelar di Simpang Lima dan Jalan Tgk H. M Daud Beureueh, Banda Aceh, Rabu, 23 Juli 2014.

Dalam orasinya, Illiza atas nama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat Banda Aceh mengutuk keras aksi militer Israel terhadap Palestina. Dia menyerukan kepada warga untuk terus berdoa dan mendonasikan harta yang dimiliki untuk Palestina.

“Mereka butuh makan, obat-obatan dan kebutuhan dasar lainnya. Mereka tidak memiliki apa-apa saat ini. Mari kita infaqkan harta kita untuk saudara seiman kita yang saat ini sangat menderita,” ujar Illiza.

Illiza turut mempertanyakan sikap PBB, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya di dunia sebagai pihak yang mengaku menjunjung tinggi Hak Azasi Manusia (HAM).

“Amerika katanya menjunjung tinggi HAM kenapa diam ketika korban di Gaza mayoritas anak-anak dan perempuan,” kata Illiza.

Aksi ini dimulai pukul 09.00 Wib dan berakhir pukul 11.30 Wib. Meski terik matahari membakar kulit para demonstran, namun jalan Tgk Daud Beureueh tetap terlihat padat. Hal ini membuat Illiza merasa bangga dengan warganya. Ini diakuinya dalam orasi yang disampaikan.

“Saya katakan, saya tidak pernah menyesal menjadi pemimpin kalian warga Banda Aceh. Saya sangat bangga dengan kalian karena kalian sangat mencintai agama Islam. Ini terbukti dengan kehadiran kalian di sini hari ini untuk Gaza,” ujar Illiza.

Aksi yang digelar selama tiga jam lebih ini mampu mengumpulkan bantuan sebesar Rp160 juta lebih. Jumlah ini diumumkan pemandu acara, Farid Nyak Umar sesaat setelah acara selesai.

Sumbangan ini diberikan oleh seluruh elemen yang hadir pada aksi tersebut, yakni masyarakat umum, ormas, organisasi kepemudaan hingga forum lintas agama yang juga ikut mengutuk aksi militer Israel ke Gaza.

Sementara beberapa hari sebelumnya, dari sumbangan para guru dan siswa di seluruh Banda Aceh terkumpul sekitar Rp524 Juta. Sumbangan juga sedang dikumpulkan dari PNS di jarajan Pemko Banda Aceh selain guru dan hasilnya belum diumumkan kepada publik.

"Semoga bantuan dari Banda Aceh untuk warga Palestina ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan kemanusiaan di Palestina, sesuai dengan harapan warga Banda Aceh, saudara seiman Palestina."[]

  • Uncategorized

Leave a Reply