Ikhwan Al-Muslimun tunjuk pemimpin sementara

IKHWANUL Muslimin menunjuk Mahmoud Ezzat sebagai pemimpin sementara organisasi ini setelah penangkapan Mohammed Badie. Ezzat adalah salah satu deputi pimpinan Ikhwanul Muslimin dan salah satu anggota senior.

Mereka merilis pernyataan yang mengatakan tak akan melemah kendati Badie dan sejumlah pemimpin lain ditangkap. "Badie hanya salah satu anggota Al-Ikhwan," kata pernyataan mereka.

Badie ditangkap di Kairo, sebagai bagian dari upaya untuk mengakhiri pengaruh kelompok Islam yang paling penting di dunia itu atas politik Mesir. Kementerian Dalam Negeri Mesir merilis gambar Badie yang tengah duduk di sofa di samping meja saat polisi siap untuk membawanya pergi pada dini hari Selasa.

Dikatakan sumber di kementerian itu, Badie ditemukan di sebuah apartemen di Kota Nasr di timur laut Kairo. Apartemen itu terletak dekat dengan Masjid al-Adawiya Rabaa, pusat protes selama enam minggu terhadap intervensi militer untuk melengserkan mantan presiden Mohammad Mursi.

Badie menghadapi tuduhan menghasut pembunuhan atas  demonstran selama demonstrasi yang menyebabkan lengsernya Mursi pada 30 Juni.

Selain Badie, kepala strategi Ikhwanul Muslimin, Khairat al-Shater, juga ditangkap. Ia akan didakwa dengan pasal yang sama dengan Badie.

Laporan wartawan Telegraph menyatakan ada tanda-tanda bahwa sikap keras militermulai berdampak pada oposisi. Meski aksi unjuk rasa tetap digelar dalam dua hari terakhir, tetapi hanya dilakukan tak lebih dari beberapa ratus pendukung saja.

Sebuah ancaman yang jauh lebih besar, tulis media ini, adalah upaya yang disebut "normalitas dan stabilitas" oleh militer. Isu yang berkembang, apa upaya untuk membebaskan mantan presiden Hosni Mubarak. Pengadilan dilaporkan bersiap-siap untuk mendengar permohonan pembebasannya dengan jaminan di Penjara Tora di Kairo, di mana ia ditahan.

Mubarak masih menghadapi tuduhan terlibat dalam pembunuhan ratusan demonstran selama pemberontakan yang menyebabkan kejatuhannya pada tahun 2011. Tetapi dua tahun masa penahanan dalam kasus itu telah berakhir. | sumber: tempo

  • Uncategorized

Leave a Reply