HUT RI di Aceh Tengah tanpa pacuan kuda

PERLOMBAAN pacuan kuda yang setiap tahun dilaksanakan dalam acara perayaan HUT RI di Kabupaten Aceh Tengah diputuskan untuk tidak dilaksanakan pada tahun ini.

Mayoritas tokoh masyarakat di daerah itu menolak pelaksanaan pacuan kuda karena tidak relevan dengan kondisi mayoritas masyarakat di Aceh Tengah yang sedang terkena musibah gempa bumi pada 2 Juli lalu.

Pemerintah Aceh Tengah megambil keputusan itu dalam rapat koordinasi yang digelar hari ini, Kamis 15 Agustus 2013. Rapat dilakukan bersama tokoh masyarakat dan unsur Muspida untuk mendengarkan pendapat.

"Pendapat kami pak untuk tahun ini pacuan kuda ditiadakan saja, anggaran untuk itu lebih baik dialihkan untuk kebutuhan korban gempa," kata Wakil ketua MPU Kecamatan Atu Lintang, Ali Sadikin, dalam rapat di ofroom Setdakab setempat.

Selain membahas pelaksanaan pacuan kuda, rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, itu juga membahas  keikutsertaan Aceh Tengah dalam Pekan Kebudayaan Aceh (PKA).

Keputusannya, hampir seluruh yang hadir menyatakan pendapat menolak pelaksanaan pacuan kuda dan tidak ikut PKA dengan alasan masih prihatin atas bencana gempa yang terjadi.

"Jadi hari ini kita ambil keputusan, pertama tidak menyelenggarakan pacuan kuda dan kedua kita putuskan tidak ikut PKA, tapi kita akan hadir pada hari pembukaan untuk menyerahkan piala bergilir yang akan kembali diperebutkan, karena piala itu ada pada kita yang sebelumnya kita meraih juara umum," kata Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin, saat akan menutup rapat.[](ma)

  • Uncategorized

Leave a Reply