Hujan jadi alasan pegawai negeri di Bireuen telat masuk kantor

HUJAN mengguyur wilayah Bireuen sejak dinihari hingga siang tadi, Senin 25 Februari 2013. Sama seperti di Langsa, Lhoksukon dan Lhokseumawe, aktivitas masyarakat di Bireuen tidak bergairah. bahkan sejumlah pegawai terlambat masuk kantor.
 
Pantauan ATJEHPOSTcom, pertokoan di seputaran kota Bireuen terlambat buka lantaran hujan deras. Sedangkan di pasar tradisional atau pajak pagi, para pedagang kaki lima harus menyiasati agar dagangan mereka tidak basah. “Pembeli juga sepi, mungkin orang malas keluar rumah,” kata seorang pedagang.
 
Kondisi ini juga dirasakan pengusaha warung kopi. Walau buka sejak pagi tadi, tapi pengunjung terbatas.

Sementara itu, kalangan pelajar terlambat masuk sekolah lantaran  hujan lebat. Namun proses belajar mengajar di sejumlah sekolah umumnya berjalan normal.
 
Tidak hanya pelajar, para PNS Bireuen yang kantornya seatap dengan Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen di Cot Gapu, juga banyak terlambat masuk kerja. Rata-rata pegawai menggunakan sepeda motor menerobos hujan lebat untuk tiba di tempat kerja.
 
“Di Peusangan tadi hujan lebat, saya di telepon oleh teman supaya segera datang ke kantor, sebab banyak lembaga yang sedang menyerahkan laporan pertanggungjawaban dan mengamprah dana bantuan,” ujar Irwan, pegawai DPKKD Bireuen.
 
Sebab hujan pula sejumlah titik lintasan jalan Banda Aceh-Medan tergenang, sebagaimana terlihat di kawasan Simpang Arjun Desa Pulo Ara, Simpang Adam Batre kawasan Meunasah Blang dan kawasan depan SPBU Reuleut Desa Reuleut, Kota Juang.[](iip)

  • Uncategorized

Leave a Reply