Home Histori Anton Stolwijk: Profesor di Belanda Tidak Pernah Tahu Tentang Perang Aceh

Anton Stolwijk: Profesor di Belanda Tidak Pernah Tahu Tentang Perang Aceh

94
0

BANDA ACEH – Mahasiswa Magister Jurnalistik dan Sastra Kolonial, Universitas Leiden, Anton Stolwijk, mengatakan perang Belanda di Aceh pada abad 19 tidak begitu populer di negaranya. Menurutnya saat ini tidak pernah ada kajian dan penelitian ilmiah terkait peristiwa perang tersebut, lantaran publik Belanda sudah melupakan peristiwa ini.

“Bahkan Profesor di Belanda pun tidak pernah tahu tentang perang Aceh dan Belanda, bagaimana kejadian dan sejarahnya,” kata Anton dalam diskusi Mapesa di Kantor BPNB di Banda Aceh, Sabtu, 9 Mei 2015.

Anton mengatakan semua orang di Belanda sudah lama melupakan sejarah perang tersebut. Sampai saat ini, kata dia, tidak ada lagi pembahasan antara perang Aceh dan Belanda di forum-forum diskusi dan pendidikan.

“Semua peristiwa tersebut mungkin dengan sengaja dilupakan,” ujarnya.

Fenomena inilah yang membuat Anton tertarik menggali sejarah perang Belanda di Aceh. Apalagi, kata dia, banyak bangunan-bangunan tua peninggalan kolonial Belanda di Banda Aceh. Anton Stolwijk berkeinginan untuk menulis buku tentang perang Aceh dan Belanda tesebut.

“Oleh karena itu saya ingin menulis buku terkait perang Aceh dan Belanda ini agar  bisa dibaca oleh semua orang Belanda secara keseluruhan,” katanya.

Di kesempatan itu, Anton Stolwijk mengungkapkan perlu adanya bahan dan masukan agar dalam penulisan bukunya tidak melenceng dari kaidah ilmiah dan sejarah. Hal tersebut dikarenakan menyangkut pemahaman orang banyak di Belanda nantinya.

“Bukunya nanti akan ditulis secara objektif yang sesuai dengan kaidah ilmiah,” ujarnya.[](bna)