Hidupkan PT KKA, Menteri BUMN Minta Gubernur Dapatkan HTI

LHOKSEUMAWE – Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyatakan telah mengadakan pertemuan dengan Gubernur Aceh Zaini Abdullah untuk membahas agar perusahaan-perusahaan BUMN yang ada di Lhokseumawe dan Aceh Utara bisa beroperasi kembali.

Mengenai nasib PT Kertas Kraf Aceh (KKA) di Desa Jamuan, Banda Baro, Aceh Utara, misalnya, kata Dahlan Iskan, perusahaan ini akan dihidupkan kembali melalui dua tahap.

“Pertama, menghidupkan pembangkit listriknya. Lalu listriknya disalur ke PLN untuk rakyat Aceh. Dengan demikian KKA mempunyai penghasilan dengan jualan listrik. Dari penghasilan itu bisa menghidupi karyawan, perusahaan,” kata Dahlan Iskan didampingi Doto Zaini di Guest House PT Arun, Batuphat, Lhokseumawe, Sabtu 1 September 2012.

“Kedua, akan menghidupkan KKA-nya dengan cara mengusahakan HTI-nya (Hutan Tanaman Industri). Kami tadi mohon turun tangan Pak Gubernur agar bagaimana caranya bisa mendapatkan HTI-nya itu,” kata Dahlan Iskan.

Bagaimana dengan pabrik pupuk PT Asean Aceh Fertilizer di Krueng Geukuh Aceh Utara? “AAF karena masih di pengadilan, masih gugat-mengggugat, kita tunggu putusan pengadilan dulu. Tapi kalau pengadilan memutuskan katakanlah kita menang, nanti langsung AAF akan kita hidupkan dengan cara menjadi anak asuhnya PIM (Pupuk Iskandar Muda),” kata Dahlan Iskan.

Sebagaimana diketahui, PT AAF berhenti beroperasi sejak 2003 lantaran tidak tersedianya pasokan gas. Sedangkan PT KKA tiarap sejak 2008 menyusul tidak tersedianya pasokan gas dan bahan baku kayu pinus.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply