Hari Jumat, santri Dayah Bustanul Huda Aceh Timur wajib berjubah putih

SANTRI di Dayah Bustanul Huda Aceh Timur diwajibkan memakai baju putih lengan panjang dan peci putih saat salat zuhur dan asar. Sedangkan ketika salat magrib dan asar pada hari Jumat serta salat Jumat, santri diwajibkan memakai jubah dan peci putih.

Koordinator Dayah Bustanul Huda Teungku Zainuddin atau Teungku Zein, mengatakan ketentuan itu bagian dari peraturan jamaah.

Selain itu, kata dia, juga ada peraturan Haris, yang berfungsi mengontrol para santri. Para Haris ini bertugas membangunkan santri pada waktu-waktu tertentu untuk salat berjamaah. Selain itu juga mengontrol kedisiplinan santri pada setiap jam pengajian.

Haris terdiri dari seorang ketua dan 10 anggota. Mereka, kata Teungku Zein, umumnya santri senior dan junior.

Di Dayah Bustanul Huda, kata Teungku Zein, juga diberlakukan sanksi bagi santri yang melanggar peraturan. "Bagi santri yang melanggar peraturan dikenakan denda gotong-royong atau kemaslahatan dayah," ujarnya kepada ATJEHPOSTcom, Rabu 8 Mei 2013.

Santri juga dilarang membawa alat elektronik seperti telepon genggam, radio, pemutar MP3, laptop, dan lain-lain. Selain itu, kata Teungku Zein, juga dilarang keras memakai narkoba, berkelahi, dan melakukan permainan berbau judi.

Kurikulum pendidikan di Dayah Bustanul Huda meliputi Alquran seperti Masailal Mubtadi dan Fiqah yang dibagi lagi yakni Nahu, Tasawuf, dan lain-lain. Lihat foto-foto suasana Dayah Bustanul Huda di sini.[](rz)

  • Uncategorized

Leave a Reply