Harga barang dan tarif angkutan di Aceh mengikuti BBM

HARGA Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah dinaikkan pemerintah sejak tiga hari lalu. Perkiraan banyak orang yang menyatakan harga-harga akan ikut naik dengan naiknya harga BBM terbukti.

Di beberapa pengecer bensin di Kota Banda Aceh, harga tidak tetap. Beberapa pengecer menjual bensin Rp7500 per liter. Ada juga yang menjual Rp7000 per liter. Harga bensin resmi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) seperti yang telah ditetapkan pemerintah adalah Rp6.500 per liter.

Kondisi di Pasar Peunayong harga sembilan bahan pokok masih relatif stabil. Rata-rata harga barang disesuaikan dengan stok awal sebelum kenaikan harga BBM.

Toko sembako UD Anugerah di Jalan Teungku Hasan Krueng Kalee Peunayong Banda Aceh menjual minyak goreng seharga Rp10 ribu per kilogram. Sementara telur 32 ribu per papan. Harga ini naik Rp4 ribu dari harga dua minggu terakhir. Untuk bawang Aceh dijual 30 ribu per kilogram atau naik Rp2 ribu per kilogram dari harga dua minggu terakhir.

Untuk sirup patung, UD Anugerah menjual Rp175 ribu per lusin, dan gula pasir Rp13 ribu per kilogram.

"Di sini rata-rata harga sembako Saya kira masih agak stabil dan belum ada kenaikan harga yang drastis," kata Fajar penjual di toko UD Anugerah kepada ATJEHPOSTcom, Senin 24 Juni 2013.

Dari Simeulue, ASDP menyatakan akan menaikkan harga tiket penyeberangan ke Simeulue dengan kapal fery setelah harga BBM dinaikkan pemerintah.

"Jelaslah pak pasti naik tarifnya. Karena menyesuaikan dengan BBM yang resmi telah naik harganya," kata Damin selaku Manajer Operasional ASDP Cabang Singkil, Labuhan Haji dan Sinabang.

Namun kepastian naiknya harga tersebut, kata Damin, masih dalam perhitungan dan akan diajukan serta menunggu persetujuan dari Pemerintah Aceh.

Yang paling menerima dampak naiknya harga BBM tentunya adalah angkutan darat. Ongkos angkutan darat dengan minibus L300 bahkan naik hingga 20 persen untuk wilayah utara dan timur Aceh serta 5 persen untuk wilayah pantai barat dan selatan Aceh.

Abu salah satu penjaga loket CV Flamboyan Tour di stasiun angkutan L 300 Lueng Bata Banda Aceh kepada ATJEHPOSTcom menyebutkan ongkos terbaru ini adalah hasil rapat penyesuaian tarif angkutan umum.

Rapat antara pengusaha angkutan umum ini telah digelar pada tanggal 22 Juni 2013 di kantor Dewan Pimpinan Cabang Organda Kota Banda Aceh Komplek Terminal Terpadu Batoh.

Hampir sama dengan angkutan minibus L300, tarif bus berbadan besar juga naik sebesar 15 persen.

Koordinator Lapangan Bus Patas CV Sanura, Nur Hamid, mengatakan naiknya tarif sebesar 15 persen itu sesuai hasil kesepakatan para pengusaha jasa angkutan yang telah menggelar rapat pada 22 Juni 2013 di kantor Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) Banda Aceh, Komplek Terminal Batoh.

"Dulu rata-rata biaya operasional setiap armada trayek Banda Aceh-Medan Rp1,1 juta. Kalau pulang pergi jadi Rp2,2. Nah, sekarang sejak naik BBM operasional pulang perginya mencapai Rp2,8 juta. Jadi kalau tarif tidak dinaikkan, bagaimana bisa bekerja armada kita," ujar Nur Hamid.

Kondisi di atas terjadi dalam waktu tiga hari dinaikkannya harga BBM oleh pemerintah. Tentu saja, akan ada cerita-cerita lain tentang kenaikan harga-harga barang di Aceh dalam beberapa hari ke depan.[]

  • Uncategorized

Leave a Reply